Wall Street Dibuka Rontok, Kekhawatiran Resesi AS Kian Menjadi
Jum'at, 16 September 2022 - 21:19 WIB
loading...
Tiga indeks Wall Street dibuka melemah pada perdagangan Jumat (16/9/2022). Ilustrasi foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Tiga indeks Wall Street dibuka melemah pada perdagangan Jumat (16/9), terbebani sentimen kekhawatiran pasar atas ekonomi Amerika Serikat (AS) yang berpotensi masuk jurang resesi imbas potensi suku bunga agresif dari The Fed.
Dow Jones Industrial Average (DJI) turun 1,10% di 30.619,88, S&P 500 (SPX) dibuka lebih rendah sebesar 1,19% di 3.854,20, sedangkan Nasdaq Composite (IXIC) anjlok 1,59% di 11.365,82.
Komponen saham yang paling aktif diperdagangkan di bawah SPX antara lain saham Apple, Amacon.com, dan Microsoft.
Tiga top gainers ditempati oleh Moderna menguat 2,37%, FirstEnergy naik 1,42%, dan Comcast tumbuh 0,74%, sedangkan top losers diduduki oleh FedEx terkapar 23,90%, International Paper anjlok 9,60%, dan WestRock Co tertekan 9,12%.
Baca juga: IHSG Hari Ini Ditutup Melemah, Mayoritas Sektor Memerah
Para pelaku pasar modal AS terus mengamati kondisi makro dalam negeri menjelang pertemuan FOMC pada akhir bulan ini.
The Fed berpotensi akan menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin (bps), kendati ada proyeksi 50 dan 100 bps.
Dow Jones Industrial Average (DJI) turun 1,10% di 30.619,88, S&P 500 (SPX) dibuka lebih rendah sebesar 1,19% di 3.854,20, sedangkan Nasdaq Composite (IXIC) anjlok 1,59% di 11.365,82.
Komponen saham yang paling aktif diperdagangkan di bawah SPX antara lain saham Apple, Amacon.com, dan Microsoft.
Tiga top gainers ditempati oleh Moderna menguat 2,37%, FirstEnergy naik 1,42%, dan Comcast tumbuh 0,74%, sedangkan top losers diduduki oleh FedEx terkapar 23,90%, International Paper anjlok 9,60%, dan WestRock Co tertekan 9,12%.
Baca juga: IHSG Hari Ini Ditutup Melemah, Mayoritas Sektor Memerah
Para pelaku pasar modal AS terus mengamati kondisi makro dalam negeri menjelang pertemuan FOMC pada akhir bulan ini.
The Fed berpotensi akan menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin (bps), kendati ada proyeksi 50 dan 100 bps.
Lihat Juga :