Kilang Minyak Rusia, Pemasok Utama Bahan Bakar Kota Berlin Dikuasai Jerman
Jum'at, 16 September 2022 - 22:58 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Rusia Tutup Pasokan Gas, Jerman Rogoh Kocek hingga Rp957 Triliun
Langkah ini diyakini bakal memanaskan hubungan antara Jerman dan Rusia, yang belakangan tensinya meningkat. Meski begitu Kanselir Olaf Scholz dan Presiden Rusia Vladimir Putin, membahas situasi di Ukraina lewat panggilan telepon pada hari Selasa, lalu.
Sumber-sumber pemerintah Jerman telah mengatakan, menjelang pengumuman bahwa potensi penghentian segera pasokan minyak Rusia harus diperhitungkan dengan keputusan untuk menempatkan Rosneft Deutschland di bawah perwalian.
Kilang Schwedt yang terkurung daratan menjadi yang terbesar keempat di Jerman, dengan memasok 90% bahan bakar untuk ibu kota. Dimana Ia telah menerima semua minyak mentahnya dari Rusia melalui pipa Druzhba sejak pabrik itu dibangun pada 1960-an.
Bagian dari Polandia barat juga dipasok oleh Schwedt, seperti halnya Bandara Berlin-Brandenburg. Langkah tersebut disertai dengan "paket komprehensif" yang dirancang untuk memastikan minyak dapat dipasok ke kilang melalui rute alternatif, kata kementerian Jerman.
Belum diketahui siapa yang bakal turun tangan untuk menggantikan Rosneft sebagai operator kilang. Saham utama minyak Inggris Shell, yang memiliki 37,5% saham di Schwedt mengungkapkan ingin mundur sementara.
Langkah ini diyakini bakal memanaskan hubungan antara Jerman dan Rusia, yang belakangan tensinya meningkat. Meski begitu Kanselir Olaf Scholz dan Presiden Rusia Vladimir Putin, membahas situasi di Ukraina lewat panggilan telepon pada hari Selasa, lalu.
Sumber-sumber pemerintah Jerman telah mengatakan, menjelang pengumuman bahwa potensi penghentian segera pasokan minyak Rusia harus diperhitungkan dengan keputusan untuk menempatkan Rosneft Deutschland di bawah perwalian.
Kilang Schwedt yang terkurung daratan menjadi yang terbesar keempat di Jerman, dengan memasok 90% bahan bakar untuk ibu kota. Dimana Ia telah menerima semua minyak mentahnya dari Rusia melalui pipa Druzhba sejak pabrik itu dibangun pada 1960-an.
Bagian dari Polandia barat juga dipasok oleh Schwedt, seperti halnya Bandara Berlin-Brandenburg. Langkah tersebut disertai dengan "paket komprehensif" yang dirancang untuk memastikan minyak dapat dipasok ke kilang melalui rute alternatif, kata kementerian Jerman.
Belum diketahui siapa yang bakal turun tangan untuk menggantikan Rosneft sebagai operator kilang. Saham utama minyak Inggris Shell, yang memiliki 37,5% saham di Schwedt mengungkapkan ingin mundur sementara.
Lihat Juga :