Rusia Tutup Pasokan Gas, Jerman Rogoh Kocek hingga Rp957 Triliun

Senin, 05 September 2022 - 10:29 WIB
loading...
Rusia Tutup Pasokan...
Paket terbaru membuat Jerman secara total telah menghabiskan hampir 100 miliar euro untuk memberikan bantuan dalam upaya menghadapi krisis energi usai Rusia memangkas pasokan gas. Foto/Dok
A A A
BERLIN - Jerman mengumumkan paket bantuan senilai 65 miliar euro atau setara dengan Rp957,5 triliun (Kurs Rp14.732 per USD) di tengah ancaman kenaikan harga energi. Krisis gasEropa masih menjadi ancaman seiring pasokan gas dan minyak yang langka setelah perang Rusia Ukraina pecah.

Baca Juga: Mengurai Fakta Cara Eropa Mencari Pengganti Gas Rusia Saat Pasokan Diputus

Paket tersebut, jauh lebih besar dari dua sebelumnya yang sudah diluncurkan Jerman. Bantalan sosial terbaru ini akan mencakup pembayaran satu kali kepada yang paling rentan dan keringanan pajak untuk bisnis dengan intensif energi.

Harga energi telah melonjak sejak invasi Rusia dimulai pada Februari lalu, dan pada saat yang bersamaan Eropa mencoba menyapih dirinya sendiri dari energi Rusia. Ukraina telah mendesak Eropa untuk berdiri teguh untuk mulai meninggalkan minyak dan gas Rusia.

Presiden Volodymyr Zelensky mengatakan, Rusia berusaha menghancurkan kehidupan normal setiap warga negara Eropa. Dalam pidato malamnya pada hari Sabtu, dia mengatakan Rusia sedang mempersiapkan "serangan energi yang krusial terhadap semua orang Eropa", dan hanya persatuan di antara negara-negara Eropa yang akan menawarkan perlindungan.

Dan dalam sebuah wawancara BBC yang disiarkan pada hari Minggu, istrinya Olena mengatakan, bahwa jika dukungan untuk Ukraina kuat, krisis akan lebih pendek. Dia mengingatkan, sementara warga Inggris mengeluhkan kenaikan biaya hidup yang semakin sulit, Ukraina membayar dengan nyawa mereka.

Menurut situs web Politico, para pejabat Uni Eropa telah memperingatkan kemungkinan, kehadiran krisis dalam beberapa bulan mendatang ketika negara-negara mulai merasakan dampak ekonomi akut. Selain itu mereka juga masih diminta untuk memberikan membantu militer dan kemanusiaan kepada Ukraina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
10 Negara dengan Ketergantungan...
10 Negara dengan Ketergantungan Sumber Daya Alam Tertinggi di Dunia, Ada Indonesia?
BRICS Jadi Senjata Terakhir...
BRICS Jadi Senjata Terakhir Indonesia jika Impor 150 Juta Ton Barel Minyak Rusia Batal
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
Rekomendasi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
Jurus China Singkirkan...
Jurus China Singkirkan Mobil PHEV Eropa dari Pasar Otomotif
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
Penyebab Jerman Tak...
Penyebab Jerman Tak Siap Hadapi Perang Dunia III Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved