Harga Produk China Terkenal Murah, Begini Penjelasannya
Sabtu, 17 September 2022 - 22:45 WIB
loading...
A
A
A
Strategi ini diusung oleh China sebagai negara Neomerkantilisme. Di mana istilah tersebut merujuk pada negara yang memiliki kebijakan mendorong ekspor, dan menghambat impor demi mengontrol pergerakan modal.
Hal ini tentu akan membuat China akan untung, karena memiliki banyak permintaan. Kebijakan ini memang tidak dilarang oleh Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Tenaga kerja di China juga dibayar sangatlah murah, dan juga berlimpah mengingat negara ini memiliki jumlah penduduk terbanyak di dunia.
Tak heran bila China, masih memiliki sekitar satu miliar penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan. Kebanyakan pabrik yang telah menggunakan mesin dalam sistem produksinya, dinilai lebih murah dan berujung terhadap tingginya akan pengangguran.
Baca juga: Calon Pendeta di Alor Setubuhi 14 Korban, Modusnya Bujuk Rayu hingga Ancam Sebar Video Mesum
Selain itu seluruh pekerja yang berada di naungan All-China Federation of Trade Unions atau ACFTU juga menjadi penyebabnya. Sebab, serikat yang dibuat pemerintah ini menetapkan aturan bahwa membentuk serikat kerja penuh persaingan adalah ilegal. Sehingga semua persaingan baik lokal maupun asing akan dimonopoli oleh ACFTU.
Bila ada para buruh yang protes akan aturan ini, maka akan dipecat bahkan disiksa. Karena itulah cukup banyak kasus bunuh diri di China. China bahkan tidak memberikan asuransi maupun kompensasi bagi para pekerjanya. Meskipun mereka memiliki aturan tentang kesejahteraan pekerja.
Hal ini tentu akan membuat China akan untung, karena memiliki banyak permintaan. Kebijakan ini memang tidak dilarang oleh Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Tenaga kerja di China juga dibayar sangatlah murah, dan juga berlimpah mengingat negara ini memiliki jumlah penduduk terbanyak di dunia.
Tak heran bila China, masih memiliki sekitar satu miliar penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan. Kebanyakan pabrik yang telah menggunakan mesin dalam sistem produksinya, dinilai lebih murah dan berujung terhadap tingginya akan pengangguran.
Baca juga: Calon Pendeta di Alor Setubuhi 14 Korban, Modusnya Bujuk Rayu hingga Ancam Sebar Video Mesum
Selain itu seluruh pekerja yang berada di naungan All-China Federation of Trade Unions atau ACFTU juga menjadi penyebabnya. Sebab, serikat yang dibuat pemerintah ini menetapkan aturan bahwa membentuk serikat kerja penuh persaingan adalah ilegal. Sehingga semua persaingan baik lokal maupun asing akan dimonopoli oleh ACFTU.
Bila ada para buruh yang protes akan aturan ini, maka akan dipecat bahkan disiksa. Karena itulah cukup banyak kasus bunuh diri di China. China bahkan tidak memberikan asuransi maupun kompensasi bagi para pekerjanya. Meskipun mereka memiliki aturan tentang kesejahteraan pekerja.
Lihat Juga :