Ada Andil Megawati saat Sri Mulyani jadi Direktur IMF 2002-2004

Senin, 19 September 2022 - 08:56 WIB
loading...
A A A
Berlanjut di masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang dimulai pada 20 Oktober 2004 hingga 2014, Sri Mulyani selain ditunjuk menjadi Menteri PPN/Kepala Bappenas pada 2004 dan Menteri Keuangan pada 2005, dia juga sempat berkarir di Bank Dunia (World Bank).

Baca juga: Air Mata Jamintel Menitik saat Jemput Jenazah Putranya

Seperti diketahui, Sri Mulyani melepas jabatannya sebagai Menteri Keuangan masa pemerintahan SBY dan lantas bergabung dengan Bank Dunia. Peraih gelar Master dan Doktor bidang ekonomi di University of Illinois Urbana-Champaign, Amerika Serikat, itu menduduki jabatan sebagai Managing Director dan Chief Operating Officer (COO) Bank Dunia pada 2010-2016.

"Saya menjadi Managing Director World Bank adalah pada saat saya di bawah Presiden SBY. Jadi, tentu ini adalah suatu kesempatan sesudah saya mengemban tugas waktu itu secara publik, yaitu mulai dari Sekretaris Dewan Ekonomi Nasional waktu Ibu Mega menjadi Wapres, lalu menjadi Menteri Bappenas dan Menteri Keuangan," beber Ani yang pada 2008 dinobatkan sebagai wanita paling berpengaruh ke-23 di dunia oleh majalah Forbes dan menjadi Menteri Keuangan terbaik di Asia.

Bendahara negara itu mengaku berkiprah di Bank Dunia dan IMF jauh lebih mudah, terutama dalam konteks kesetaraan gender. Pasalnya, kedua institusi internasional itu memang mengakomodasi kaum hawa untuk menduduki jabatan strategis. Ani bilang, mereka juga memperjuangkan kesetaraan gender.

"Jadi, mereka membutuhkan perempuan kayak saya sebagai face of the World Bank, sekaligus untuk menunjukkan bahwa perempuan itu bisa menduduki," tandas peraih Finance Minister of The Year 2019 dari majalah keuangan The Banker.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bank Dunia Naikkan Status...
Bank Dunia Naikkan Status Vietnam dan Filipina Jadi Negara Berpendapatan Menengah Atas, Indonesia Kalah
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
IMF, Bank Dunia, dan...
IMF, Bank Dunia, dan IEA Ketar-ketir Kelangkaan BBM di Depan Mata
Terancam Bangkrut? 27...
Terancam Bangkrut? 27 Negara Panik Amankan Dana Darurat Bank Dunia
GNB Bahas RUU Polri...
GNB Bahas RUU Polri saat Bertemu Megawati
Megawati Gelar Silaturahmi...
Megawati Gelar Silaturahmi dengan Tokoh Gerakan Nurani Bangsa, Ada Istri Gus Dur hingga Romo Magnis
Pramono Dampingi Megawati...
Pramono Dampingi Megawati Hadiri Bung Karno Festival di Taman Proklamasi
Rekomendasi
Gerakan Solidaritas...
Gerakan Solidaritas BEM UI untuk Bencana Aceh
Formula E Shanghai Round...
Formula E Shanghai Round 13 Siap Digelar, Saksikan Keseruannya di VISION+
BPIP Gelar Penguatan...
BPIP Gelar Penguatan Kebajikan Pancasila, Marinus Gea: Harus Dihidupi, Bukan Sekadar Dihafalkan
Berita Terkini
Rupiah Sentuh Rp17.963,...
Rupiah Sentuh Rp17.963, Hari Ini Berakhir Sedikit Menguat Lawan Dolar AS
Purbaya Minta DJPb Monitor...
Purbaya Minta DJPb Monitor 3 Program Prioritas Termasuk MBG
IHSG Ditutup Meroket...
IHSG Ditutup Meroket 2,28% Sentuh Level 5.875, Ada 520 Saham Menghijau
Kantongi Restu OJK,...
Kantongi Restu OJK, Dua Pemegang Saham Utama CASH Siap Kawal Rights Issue Rp237,2 Miliar
Purbaya Tepis Kabar...
Purbaya Tepis Kabar Disebut Incar Influencer dan Toko Online: Tegaskan Pajak Demi Keadilan
Aplikasi Strava Kena...
Aplikasi Strava Kena Pajak 11%, DJP: Hanya Untuk yang Berlangganan
Infografis
Megawati Hangestri Gabung...
Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea Selatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved