UEA Percepat Rencana untuk Meningkatkan Kapasitas Produksi Minyak Mentahnya
Selasa, 20 September 2022 - 03:31 WIB
loading...
A
A
A
Adnoc yang dimiliki negara telah meminta perusahaan internasional yang merupakan mitra di ladang minyaknya untuk meningkatkan tingkat produksi jangka panjang mereka sebesar 10% atau lebih, menurut sumber terkait.
Jika UEA berhasil mencapai tujuan di 2025, UEA mungkin mencoba meningkatkan kapasitasnya lebih lanjut menjadi 6 juta barel per hari pada akhir dekade ini.
UEA sendiri merupakan produsen minyak terbesar di OPEC setelah Arab Saudi dan Irak. Diyakini UEA memiliki kemampuan untuk memproduksi sedikitnya lebih dari 4 juta barel per hari. Tapi mereka dilarang mencapai level itu karena pembatasan sebagai upaya menyeimbangkan pasar global.
Bulan lalu, produksi minyak mentah harian UEA hanya di bawah 3,4 juta barel, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg.
Ekonomi Hijau
Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya, yang berjumlah 23 negara dan dipimpin oleh Saudi dan Rusia, akan mempertahankan batas produksi hingga sisa tahun ini. Arab Saudi mengatakan, ingin memperpanjangnya dengan kesepakatan baru saat memasuki ke 2023.
Baca Juga: Harga Minyak Melandai, OPEC Diprediksi Tahan Kuota Produksi
Jika UEA berhasil mencapai tujuan di 2025, UEA mungkin mencoba meningkatkan kapasitasnya lebih lanjut menjadi 6 juta barel per hari pada akhir dekade ini.
UEA sendiri merupakan produsen minyak terbesar di OPEC setelah Arab Saudi dan Irak. Diyakini UEA memiliki kemampuan untuk memproduksi sedikitnya lebih dari 4 juta barel per hari. Tapi mereka dilarang mencapai level itu karena pembatasan sebagai upaya menyeimbangkan pasar global.
Bulan lalu, produksi minyak mentah harian UEA hanya di bawah 3,4 juta barel, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg.
Ekonomi Hijau
Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya, yang berjumlah 23 negara dan dipimpin oleh Saudi dan Rusia, akan mempertahankan batas produksi hingga sisa tahun ini. Arab Saudi mengatakan, ingin memperpanjangnya dengan kesepakatan baru saat memasuki ke 2023.
Baca Juga: Harga Minyak Melandai, OPEC Diprediksi Tahan Kuota Produksi
Lihat Juga :