Kemenparekraf Buka Pelatihan Sadar Wisata di Kawasan Danau Toba
Kamis, 22 September 2022 - 16:21 WIB
loading...
A
A
A
Pelatihan menjadi tahap lanjutan dari rangkaian Program Kampanye Sadar Wisata 5.0 yang pada tahun 2022 menyasar 65 Desa Wisata dan 90 Desa Wisata pada tahun 2023. Pelatihan yang diberikan meliputi 3 paket, yakni: Pelatihan A, mengenai Pengembangan Inovasi Produk Pariwisata. Kemudian Pelatihan B terkait Paket Wisata, Homestay, Kuliner dan Cinderamata) dan Pelatihan C terkait Kewirausahaan dan Manajemen Bisnis.
Baca Juga: Tiket Pesawat Keluar Rusia Ludes Pasca Putin Umumkan Mobilisasi
Setelah tahap pelatihan, selanjutnya proyek pengembangan desa wisata yang telah dibuat oleh pelaku pariwisata terpilih akan dilakukan pendampingan, penilaian serta pemberian apresiasi bagi pelaku pariwisata terbaik yang mengimplementasikan program pengembangan desa wisata di tempat masing-masing.
Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga serta Pariwisata Kabupaten Karo, Sumatera Utara yang diwakili oleh Kepala Bidang Kelembagaan Rista Sinaga mengatakan dalam rangka meningkatkan kunjungan wisatawan ke daerah ini diperlukan kolaborasi kuat antara pemerintah, dunia usaha, serta masyarakat sebagai kekuatan inti penggerak pariwisata. "Pemerintah sebagai fasilitator, dunia usaha dan masyarakat sebagai pelaku utamanya," tuturnya.
Rista berharap upaya peningkatan sadar wisata bagi masyarakat di sekitar Danau Toba yang menjadi Destinasi Pariwisata Super Prioritas saat ini dapat menjadikan mereka tuan rumah yang lebih baik bagi wisatawan dan dapat mendukung peningkatan kesejahteraan bagi warga setempat.
"Selain meningkatkan masyarakat yang sadar wisata, juga menciptakan iklim kondusif bagi kepariwisataan, sekaligus masyarakat dapat mengambil manfaat dari kegiatan kepariwisataan, dengan menerapkan elemen Sadar Wisata, yakni Pelayanan Prima, Sapta Pesona, dan CHSE," imbuhnya.
Baca Juga: Tiket Pesawat Keluar Rusia Ludes Pasca Putin Umumkan Mobilisasi
Setelah tahap pelatihan, selanjutnya proyek pengembangan desa wisata yang telah dibuat oleh pelaku pariwisata terpilih akan dilakukan pendampingan, penilaian serta pemberian apresiasi bagi pelaku pariwisata terbaik yang mengimplementasikan program pengembangan desa wisata di tempat masing-masing.
Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga serta Pariwisata Kabupaten Karo, Sumatera Utara yang diwakili oleh Kepala Bidang Kelembagaan Rista Sinaga mengatakan dalam rangka meningkatkan kunjungan wisatawan ke daerah ini diperlukan kolaborasi kuat antara pemerintah, dunia usaha, serta masyarakat sebagai kekuatan inti penggerak pariwisata. "Pemerintah sebagai fasilitator, dunia usaha dan masyarakat sebagai pelaku utamanya," tuturnya.
Rista berharap upaya peningkatan sadar wisata bagi masyarakat di sekitar Danau Toba yang menjadi Destinasi Pariwisata Super Prioritas saat ini dapat menjadikan mereka tuan rumah yang lebih baik bagi wisatawan dan dapat mendukung peningkatan kesejahteraan bagi warga setempat.
"Selain meningkatkan masyarakat yang sadar wisata, juga menciptakan iklim kondusif bagi kepariwisataan, sekaligus masyarakat dapat mengambil manfaat dari kegiatan kepariwisataan, dengan menerapkan elemen Sadar Wisata, yakni Pelayanan Prima, Sapta Pesona, dan CHSE," imbuhnya.
(fai)
Lihat Juga :