Dongkrak Produktivitas Usaha, KSPPS Anugerah 'Nyaman' Bermitra dengan LPDB-KUMKM

Kamis, 22 September 2022 - 17:06 WIB
loading...
Dongkrak Produktivitas...
Kehadiran dan eksistensi koperasi seringkali dianggap sebagai perwujudan taraf ekonomi suatu wilayah, sehingga dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat
A A A
TEMANGGUNG - Kehadiran dan eksistensi koperasi seringkali dianggap sebagai perwujudan taraf ekonomi suatu wilayah, sehingga dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pemerintah terus mendorong terbentuknya ekosistem koperasi yang kondusif.

Upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat berupa dukungan permodalan atau pembiayaan, pembinaan, pelatihan, juga pendampingan terhadap pelaku usaha, khususnya koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah (KUMKM).

Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) yang merupakan satuan kerja Kementerian Koperasi dan UKM turut berupaya mendukung pelaku KUMKM dalam meningkatkan usaha, melalui dukungan permodalan berupa pinjaman/pembiayaan bertarif layanan rendah.

Hal tersebut menjadi salah satu alasan Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Anugerah di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, mengajukan permohonan pembiayaan ke LPDB-KUMKM. Karena kemudahan dari syarat-syarat pinjaman yang reasonable, proses pengajuan relatif singkat, serta mekanisme layanan yang mudah dan ramah dan pendampingan menjadi faktor KSPPS Anugerah nyaman bermitra dengan LPDB-KUMKM.

“Tarif layanan bagi hasil yang murah menjadi alasan utama kami bekerja sama dengan LPDB-KUMKM, sehingga hal tersebut sudah pasti membawa dampak baik dan signifikan bagi produktivitas koperasi,” kata Hery Setiawan selaku General Manager KSPPS Anugerah.

Hery menambahkan, progres pengajuan pembiayaan kepada LPDB-KUMKM yang on the track sehingga koperasi tidak menemukan kendala berarti dalam proses pemenuhan kelengkapan dokumen sebagai syarat mandatori yang harus disiapkan.

Menurut Hery, peran aktif Dinas Koperasi dan UKM dan LPDB-KUMKM sangat diperlukan bagi pelaku usaha KUMKM di wilayahnya, khususnya dalam membina koperasi yang masih memerlukan pendampingan dari sisi kelembagaan dan tata kelola agar dapat memenuhi syarat pinjaman dalam mengakses dana bergulir LPDB-KUMKM.

“Terkait pembiayaan LPDB-KUMKM yang diperoleh KSPPS pada tahun 2022 jelas membawa dampak signifikan dan manfaat bagi usaha anggota dan koperasi, terutama dari segi peningkatan volume usaha dan omzet,” katanya.

KSPPS Anugerah telah bermitra dengan LPDB-KUMKM sejak 2011, dan hingga 2022 telah memperoleh lima kali kucuran dana bergulir dengan total pembiayaan sebesar Rp113 miliar. Berbagai kiat dan strategi dijalankan dalam upaya menjaga amanah agar uang negara tersebut dapat tepat penyaluran, tepat pemanfaatan, dan tepat pengembalian.

“KSPPS Anugerah terus berusaha memegang teguh amanah yang diberikan LPDB-KUMKM, salah satunya dengan menyalurkan pembiayaan pada anggota yang tepat sasaran dan tepat pemanfaatan,” papar Hery.

Dengan adanya dukungan dan kehadiran pemerintah pusat, lanjut Hery, harapannya LPDB-KUMKM dapat terus mendukung KSPPS ANUGERAH agar berkontribusi secara maksimal dalam meningkatkan ekonomi masyarakat khususnya mendorong usaha koperasi agar kian maju dan berkembang.

“Menurut kami, LPDB-KUMKM merupakan lembaga pembiayaan terbaik dibanding lembaga-lembaga pembiayaan lain yang pernah mendukung koperasi kami. Mohon dipertahankan kinerja layanan yang sudah baik ini,” tutur Hery.

Modernisasi Digital
KSPPS merupakan koperasi primer tingkat provinsi yang telah memiliki satu kantor pusat dan 45 kantor cabang yang tersebar di beberapa kabupaten di Provinsi Jawa Tengah.

Kegiatan usaha dari koperasi yang berdiri sejak 2005 ini meliputi usaha yang berorientasi profit dan berorientasi sosial. Dengan total aset hingga Juli 2022 mencapai Rp355,338 miliar, koperasi yang diketuai oleh Ngaseran ini telah memiliki anggota sebanyak 166.728 orang dengan jumlah karyawan sebanyak 688 orang.

Hery menambahkan, koperasi telah menerapkan teknologi digital dengan menggunakan aplikasi Anugerah Syariah Integrated Information System (ASIIS) yang diciptakan sendiri oleh koperasi. Selain itu, aplikasi mobile bernama Anugerah Syariah Connected (ASYIC) juga dikembangkan dalam memberi kemudahan bagi anggota dalam melakukan transaksi keuangan.

Terkait upaya peningkatan layanan, Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo mendukung layanan yang diberikan KSPPS ANUGERAH kepada para anggotanya. Supomo juga memotivasi koperasi-koperasi lainnya di daerah untuk terus meningkatkan fungsi layanan terutama dari segi efisiensi, produktivitas, dan daya saing usaha koperasi.

Supomo menjelaskan, hingga kini masih banyak koperasi-koperasi di daerah yang membutuhkan perhatian, pendampingan, serta pembinaan dari Dinas Koperasi dan UKM provinsi/kabupaten/kota, Kementerian Koperasi dan UKM melalui LPDB-KUMKM, dan pihak-pihak terkait, termasuk para pemangku kepentingan.

“Dengan adanya sinergi dari berbagai pihak, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, serta pendampingan dan perkuatan permodalan dari LPDB-KUMKM, akan menjadi cikal bakal yang baik bagi koperasi dalam mengembangkan dan meningkatkan sisi perekonomiannya. Dengan komitmen yang kuat, serta visi misi yang sama untuk terus maju dan berkembang, koperasi diharapkan mampu membentuk ekosistem yang kondusif dan dapat menjadi aggregator bagi para anggotanya,” ujar Supomo.
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Maksimalkan Peran Koperasi...
Maksimalkan Peran Koperasi Hijau untuk Dukung Pengembangan PLTS
LPDB Dorong Koperasi...
LPDB Dorong Koperasi Lebih Berdaya, 15 Inkubator Terpilih Siap Dampingi Koperasi Naik Kelas
30.000 Kopdes Merah...
30.000 Kopdes Merah Putih Dikebut demi Cegah Penyelewengan Dana Desa
KSP Nasari Bersama KDKMP...
KSP Nasari Bersama KDKMP Dorong Ekosistem Koperasi Digital Lebih Aman
Sejalan dengan Asta...
Sejalan dengan Asta Cita, Induk KUD Sambut Baik Rekomendasikan PDIP Kuatkan Koperasi
Perkuat Ekonomi Kerakyatan,...
Perkuat Ekonomi Kerakyatan, UKP Bidang Ekonomi dan Perbankan MoU dengan Menkop
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Prabowo Ungkap Alasan...
Prabowo Ungkap Alasan Hanya Resmikan 1.061 Kopdes: Saya Suka Angka 8
Prabowo Resmikan 1.061...
Prabowo Resmikan 1.061 Kopdes Merah Putih, Minta Pejabat yang Absen Dicatat
Rekomendasi
Prancis Favorit, Mbappe...
Prancis Favorit, Mbappe Bidik Rekor Baru saat Hadapi Irak
Ade Darmawan Yakin Jokowi...
Ade Darmawan Yakin Jokowi Kecewa Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Kejari Jaksel
Messi Pecahkan Rekor...
Messi Pecahkan Rekor Gol Piala Dunia, Argentina Ungguli Austria di Babak Pertama
Berita Terkini
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved