Lunasi Obligasi, Lautan Luas Siapkan Dana Rp285,5 Miliar

Kamis, 22 September 2022 - 18:45 WIB
loading...
Lunasi Obligasi, Lautan...
PT Lautan Luas Tbk (LTLS) berhasil mengukir kinerja apik diperkuat dengan peringkat kredit korporasi PT Lautan Luas Tbk yang mendapat rating iDa dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO). Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Lautan Luas Tbk (LTLS) berhasil mengukir kinerja yang terus menguat di tengah krisis ekonomi global. Hal ini diperkuat dengan peringkat kredit korporasi PT Lautan Luas Tbk yang mendapat rating iDa dari PT Pemeringkat Efek Indonesia ( PEFINDO ).

Pada semester I-2022, PT Lautan Luas (LTLS) mencatat pendapatan sebesar Rp 4,06 triliun. Jumlah tersebut naik 32% dibanding periode sama tahun sebelumnya. Perolehan laba bersih LTLS juga berhasil naik menjadi Rp 181 miliar atau melonjak 134% dari periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp 77 miliar.

Baca Juga: Kinerja LTLS Menguat, Peringkat Obligasi Ikut Meningkat

Per 30 Juni 2022, Perusahaan memiliki kas dan setara kas senilai Rp245,2 miliar. Pasca raihan positif ini, PT Lautan Luas Tbk akan fokus untuk meningkatkan profitabilitas.

Melihat kinerja perusahaan yang terus positif, PEFINDO menegaskan peringkat idA untuk Obligasi Berkelanjutan (SR) II Tahap II Tahun 2017 Seri B PT Lautan Luas Tbk (LTLS) senilai Rp285,5 miliar.

Adapun obligasi ini yang akan jatuh tempo pada 28 November 2022. Perusahaan berencana untuk melunasi obligasi yang akan jatuh tempo tersebut dengan menggunakan kas internal dan fasilitas kredit dari eksternal.

Sebelumnya PEFINDO juga telah memberikan rating sama yakni iDA. Artinya prospek untuk peringkat kredit korporasi perusahaan adalah ‘kuat’.

Investor Relations Manager Lautan Luas (LTLS) Eurike Hadijaya menjelaskan peringkat ini merefleksikan fundamental perseroan yang semakin kuat.

“Dengan membaiknya credit profile dan meningkatnya credit rating yang diberikan oleh Pefindo, kami melihat impact yang positif terhadap Perseroan. Kami melihat kinerja perusahaan akan terus positif hingga akhir tahun,” jelas Investor Relations Manager Lautan Luas (LTLS), Eurike Hadijaya dalam keterangan pers.

Baca Juga: Kembangkan Bisnis Pureve, LTLS Tambah Modal Baru

Peringkat tersebut mencerminkan kemampuan dan komitmen keuangan jangka panjang PT Lautan Luas Tbk dalam membayarkan hutangnya. Ditambah pangsa pasar perusahaan yang kuat dalam industri kimia dan bisnis yang terdiversifikasi dengan baik.

Selanjutnya peringkat tersebut juga mencerminkan posisi pasar LTLS yang kuat di industri, ditopang oleh produk dan segmen pasar yang terdiversifikasi dengan baik, operasi bisnis yang terintegrasi, dan manajemen operasi yang baik menghasilkan margin yang relatif stabil.

Didirikan tahun 1951, PT Lautan Luas Tbk mengawali usahanya sebagai importir dan distributor bahan kimia dasar untuk industri batik dan makanan di Indonesia. PT Lautan Luas Tbk sekarang memiliki 11 fasilitas manufaktur (9 di Indonesia, 2 di Tiongkok), mendistribusikan lebih dari 1.000 produk kimia, dan melayani lebih dari 2.000 pelanggan dari sektor industri diseluruh Indonesia dan kawasan Asia Pasifik.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
DADA Buka Registrasi...
DADA Buka Registrasi RUPST 19 Juni, Siapkan Dividen Rp2 Miliar
Andalkan Segmen Rumah...
Andalkan Segmen Rumah Tapak, HBAT Bukukan Penjualan Rp24,53 Miliar di 2025
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
Purbaya Gelontorkan...
Purbaya Gelontorkan Rp11 Triliun Stabilkan Pasar SBN di Pasar Sekunder
Mantan GM Sebut Direktur...
Mantan GM Sebut Direktur CMNP Beri Mandat ke Bhakti Investama untuk Jual Surat Obligasi dan MTN
Pertama Sejak Perang...
Pertama Sejak Perang Dunia II, Negara Uni Eropa Terbitkan Obligasi Perang
China Terbitkan Obligasi...
China Terbitkan Obligasi 50 Tahun, Langkah Putus Asa Pertahankan Stabilitas Fiskal
Rekomendasi
Sinopsis The Last Girl...
Sinopsis The Last Girl on the Trafficking List di V+Short, Kisah Olive Terjebak Sindikat Berbahaya
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
Berita Terkini
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Infografis
Konten Kreator Muslim...
Konten Kreator Muslim asal Israel Beli Paspor Rp2 Miliar demi Masuk Malaysia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved