IHSG Hari Ini Masih Sulit Bangkit, Diprediksi Bergerak di Kisaran 7.062-7.160.

Rabu, 28 September 2022 - 07:35 WIB
loading...
IHSG Hari Ini Masih Sulit Bangkit, Diprediksi Bergerak di Kisaran 7.062-7.160.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini kembali berpotensi melemah di tengah upaya untuk rebound pada sepanjang perdagangan karena beberapa sentimen negatif. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG hari ini kembali berpotensi melemah di tengah upaya untuk rebound pada sepanjang perdagangan karena beberapa sentimen negatif. Adapun indeks saham akan berada di rentang 7.062-7.160.

Baca Juga: Berakhir di Zona Merah, IHSG Hari Ini Melemah ke 7.112

Penasihat Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) sekaligus analis MNC Sekuritas, Edwin Sebayang mengatakan, IHSG bakal dibayangi kombinasi kembali jatuhnya indeks Dow Jones Wall Street hingga turunnya harga beberapa komoditas.

"Serta kembali naiknya yield Obligasi Indonesia tenor 10 tahun ke level 7.517% berpeluang menjadi sentimen negatif bagi perdagangan saham Rabu di tengah upaya IHSG untuk rebound alias bangkit menguat setelah sebelumnya terjadi penurunan IHSG selama 3 hari berturut-turut sebesar -106.45 pts/-1.48%.," ujar Edwin dalam risetnya, Rabu (28/9/2022).

Perlu diketahui, Indeks DJIA di hari keenam sebesar -125.82 pts/-0.43%, sehingga selama 6 hari perdagangan Indeks DJIA turun tajam sebesar -1884.8 pts/-6.22%.

Baca Juga: Tak Bergairah, Sesi I IHSG Hari Ini Ditutup Melemah ke 7.092

Hal itu sebagai response belum berakhirnya antisipasi akan terjadinya penurunan earning emiten sebagai dampak Resesi Ekonomi yang akan terjadi di AS dan jatuhnya EIDO di hari ketiga sebesar -0.74% di tengah kembali turunnya harga beberapa komoditas seperti: Nikel turun di hari kelima sebesar -2.08%.

Saham rekomendasi Buy: AKRA, ADMR, PGAS, SMRA, ADRO, CTRA, CPIN, BMRI, ITMG, SMGR

Saham-saham rekomendasi Edwin Sebayang yang dapat menjadi pilihan di antaranya:
AKRA 1,310 - 1,440
ADMR 1,730 - 1,920
PGAS 1,660 - 1,840
SMRA 620 - 680
TBIG 2,750 - 3,030

(akr)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1488 seconds (11.210#12.26)