Pemerintah Raup Rp10,75 Triliun dari Lelang Surat Utang Negara
Rabu, 28 September 2022 - 08:03 WIB
loading...
A
A
A
Minat investor asing mayoritas pada seri SUN tenor 11 tahun yaitu Rp919 miliar atau 54,06% dari total incoming bids investor asing dan dimenangkan sebesar Rp196 miliar atau 1,83% dari total awarded bids.
"Secara umum, level WAY yang dimenangkan pada lelang SUN hari ini naik dibandingkan WAY lelang sebelumnya, mengikuti kondisi pasar saat ini yang masih cenderung volatile karena pengaruh kondisi global," ungkapnya.
Dengan mempertimbangkan dinamika kondisi pasar keuangan terkini dan outlook turunnya kebutuhan pembiayaan APBN tahun 2022 melalui penerbitan SBN, maka pemerintah memutuskan untuk memenangkan permintaan sebesar Rp10,75 triliun dari target indikatif yang diumumkan minggu lalu sebesar Rp19,0 triliun.
"Berdasarkan kalender penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) tahun 2022, lelang penerbitan SUN selanjutnya akan dilaksanakan pada tanggal 11 Oktober 2022," beber Deni.
Deni Ridwan mencatat, pasar keuangan domestik pada Selasa (27/9) masih bergejolak dipengaruhi ekpektasi pelaku pasar atas sikap hawkish The Fed atau Bank Sentral AS yang akan berlanjut pada FOMC ke depan, pasca keputusan The Fed menaikan FFR sebesar 75 bps minggu lalu.
"Secara umum, level WAY yang dimenangkan pada lelang SUN hari ini naik dibandingkan WAY lelang sebelumnya, mengikuti kondisi pasar saat ini yang masih cenderung volatile karena pengaruh kondisi global," ungkapnya.
Dengan mempertimbangkan dinamika kondisi pasar keuangan terkini dan outlook turunnya kebutuhan pembiayaan APBN tahun 2022 melalui penerbitan SBN, maka pemerintah memutuskan untuk memenangkan permintaan sebesar Rp10,75 triliun dari target indikatif yang diumumkan minggu lalu sebesar Rp19,0 triliun.
"Berdasarkan kalender penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) tahun 2022, lelang penerbitan SUN selanjutnya akan dilaksanakan pada tanggal 11 Oktober 2022," beber Deni.
Deni Ridwan mencatat, pasar keuangan domestik pada Selasa (27/9) masih bergejolak dipengaruhi ekpektasi pelaku pasar atas sikap hawkish The Fed atau Bank Sentral AS yang akan berlanjut pada FOMC ke depan, pasca keputusan The Fed menaikan FFR sebesar 75 bps minggu lalu.
Lihat Juga :