PHR Berdayakan Sentra Budaya dan Ekonomi Kreatif Melayu Riau

Rabu, 28 September 2022 - 14:10 WIB
loading...
PHR Berdayakan Sentra...
Tenun Melayu yang merupakan salah satu produk unggulan yang terus dikembangkan oleh Sentra Budaya dan Ekraf Melayu Riau dengan dukungan PHR. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Transisi alih kelola Blok Rokan dari operator lama ke PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) ternyata tidak hanya melulu terkait kegiatan operasi produksi migas, tapi juga transisi dalam pengelolaan mitra binaan. Sentra Budaya dan Ekonomi Kreatif Melayu Riau kini menjadi mitra utama PHR dalam membina masyarakat sekitar wilayah operasi untuk meningkatkan perekonomian.

Manager Sentra Budaya dan Ekonomi Kreatif Melayu Riau Wan Irzawati mengungkapkan, pihaknya bersyukur saat transisi PHR berinisiatif melanjutkan program yang sudah dirintis oleh operator sebelumnya. Bahkan, kata dia, PHR tak hanya memperhatikan program pengembangan masyarakat (CSR), namun juga mengembangkan pembinaan lebih baik.

Baca Juga: Pertamina Jaring Putra-Putri Riau Bekerja di PHR WK Rokan

PHR juga telah menyelesaikan pembangunan fasilitas bangunan untuk Sentra Budaya & Ekonomi Kreatif Melayu Riau pada 2021 lalu, yang kini menjadi tempat bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) lokal memasarkan produknya. Bangunan di Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Riau, tersebut kini menjadi rumah bagi sekitar 500-an UMKM.

"Tidak hanya sebagai tempat untuk menjajakan produk, bangunan itu juga menjadi pusat kegiatan untuk memproduksi barang-barang kerajinan maupun makanan," ungkapnya di sela perhelatan 26th IPA Convention and Exhibition 2022.

Wan menjelaskan, berbeda dengan sebelum PHR masuk, gedung itu juga kini padat dengan kegiatan anggota UMKM. "Jadi bangunan itu seperti showroom. Kita juga bisa menggelar beragam aktivitas, ada (kegiatan) kuliner, tekstil fashion dan lainnya, lengkap semua," tuturnya.

Produk-produk yang dipasarkan di Sentra Budaya dan Ekraf Melayu Riau pun menurutnya sangat bersaing. Wan Irzawati mencontohkan produk kain tenun yang harganya dibanderol mulai dari Rp500 ribu hingga Rp4,5 juta. Dengan kisaran harga seperti itu, kata dia, peminatnya tetap tidak sedikit. Bahkan perajin tenun per bulannya bisa meraup omzet mencapai Rp200 jutaan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
100 Jenama Indonesia...
100 Jenama Indonesia Unjuk Gigi di MASA Singapore 2026, Astra Dorong Kolaborasi Bersama
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
IPB dan Unpad Adu Inovasi...
IPB dan Unpad Adu Inovasi Berdayakan Ekonomi Kreatif Desa Wisata Gunung Padang
ASEAN-India Bazaar 2026...
ASEAN-India Bazaar 2026 Dorong Ekonomi Kreatif dan Peluang Bisnis Lintas Kawasan
Akad Massal KUR 1.000...
Akad Massal KUR 1.000 UMKM, BRI bersama Pemerintah Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif di Bali
Sektor Ekraf Serap 27,4...
Sektor Ekraf Serap 27,4 Juta Pekerja, CapCut Dorong Digitalisasi Konten
Menekraf Ajak Generasi...
Menekraf Ajak Generasi Muda Berperan Aktif dalam Kebangkitan Ekonomi Kreatif Indonesia
Menekraf Teuku Riefky...
Menekraf Teuku Riefky Dorong Musisi Lokal Eksis di Panggung Global
Dorong Kemandirian,...
Dorong Kemandirian, UMB Asah Kreativitas Siswa Disabilitas lewat Ekonomi Kreatif
Rekomendasi
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved