Mie Sedaap Ditarik dari Peredaran di Hong Kong, Begini Penjelasan Wings Group Indonesia

Kamis, 29 September 2022 - 07:58 WIB
loading...
Mie Sedaap Ditarik dari...
Wings Group Indonesia buka suara soal kabar mi instan dengan merek Mie Sedaap goreng rasa Korean Spicy Chicken yang ditarik dari pasar Hong Kong lantaran di temukan adanya pestisida, etilen oksida. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Wings Group Indonesia buka suara soal kabar mi instan dengan merek Mie Sedaap goreng rasa Korean Spicy Chicken yang ditarik dari pasar Hong Kong lantaran di temukan adanya pestisida, etilen oksida.

Baca Juga: 5 Pengusaha Mie Instan Terkaya Indonesia, Nomor 1 Punya Harta Rp126,30 Triliun

Head of Corporate Communications & CSR WINGS Group Indonesia, Sheila Kansil menangkis laporan tersebut. Ia menegaskan, Mie Sedaap selalu berupaya memberikan yang terbaik bagi konsumen, dari seluruh lini proses dan produksi.

"Berkenaan dengan publikasi yang beredar mengenai produk Mie Sedaap, kami memastikan tidak ada penggunaan pestisida dan Etilen oksida (EtO) pada Mie Sedap dan telah mengantongi persyaratan BPOM sehingga aman untuk dikonsumsi," ujar Sheila melalui keterangan resmi yang diterima MNC Portal Indonesia, Kamis (29/9/2022).

Baca Juga: Ditemukan Pestisida, Hong Kong Larang Peredaran Mie Sedaap Asal RI

Ia juga menyampaikan, Wings Grup memproduksi Mie Sedaap dengan menaati regulasi dari badan terkait untuk memenuhi standar keamanan pangan yang berlaku. Dengan demikian, masyarakat dihimbau untuk tidak khawatir dengan sajian Mie Sedaap.

"Mie Sedaap diproduksi dengan menaati regulasi dari badan terkait untuk memenuhi standar keamanan pangan yang berlaku, diantaranya izin Badan Pengawas Obat & Makanan Republik Indonesia (Sertifikat Halal (MUI), Sertifikasi ISO 22000 mengenai Standar Internasional Manajemen Keamanan Pangan, serta Sertifikasi ISO 9001 mengenai Standar Internasional Sistem Manajemen Mutu," terang Sheila.

Dia juga menuturkan bahwa produk Mie Sedaap juga telah dinikmati oleh konsumen di lebih dari 30 negara selama belasan tahun terakhir dan telah memenuhi standar wajib ekspor, termasuk kandungan, pengemasan, hingga pelabelan produk.

"Upaya untuk tunduk pada peraturan yang berlaku ini merupakan komitmen Mie Sedaap sebagai bagian dari WINGS Group Indonesia yang telah hadir selama lebih dari 70 tahun, untuk menyediakan produk-produk berkualitas yang dapat dinikmati oleh masyarakat Indonesia karena kami percaya bahwa the best things in life should be accessible for all," tegas Sheila.

Sebelumnya, Produk mi instan asal Indonesia ini ditarik dari pasar Hong Kong. Hal ini lantaran Center for Foods Safety (CFS) Hong Kong menemukan pestisida, etilen oksida pada mi tersebut.

"CFS mengumpulkan sampel produk dari supermarket di Lok Fu untuk diuji di bawah Program Pengawasan Makanan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sampel mi, kemasan bumbu, dan kemasan bubuk cabai produk mengandung pestisida dan etilen oksida," tulis pernyataan resmi CFS, dikutip MNC Portal Indonesia, Rabu (28/9/2022).

CFS selaku Departemen Makanan dan Kebersihan Lingkungan Hong Kong telah memberikan instruksi kepada pihak yang bersangkutan untuk menghentikan penjualan dan menarik produk Mie Sedaap yang terkontaminasi pestisida, etilen oksida dari pasar.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menaker Singgung Soal...
Menaker Singgung Soal PHK Massal Buruh Pabrik Mie Sedaap: Nanti Kita Update
Respons Isu Mie Sedaap...
Respons Isu Mie Sedaap PHK Massal, Dasco: Seharusnya Tidak saat Puasa dan Lebaran
Adrian Cheng Luncurkan...
Adrian Cheng Luncurkan ALMAD Group, Siapkan Strategi Investasi di Ruang Digital
Fakta-fakta Orang Terkaya...
Fakta-fakta Orang Terkaya Hong Kong yang Bikin Marah China usai Jual Pelabuhan Panama ke AS
BNI Bina Pekerja Migran...
BNI Bina Pekerja Migran di Hong Kong Ciptakan Peluang Usaha Baru
Indonesia Jajaki Kerja...
Indonesia Jajaki Kerja Sama dengan Hong Kong di Bidang Keuangan
Festival Perahu Naga...
Festival Perahu Naga Bakal Meriahkan Lagi Puncak Liburan Musim Panas di Hong Kong
Hong Kong Bongkar Sindikat...
Hong Kong Bongkar Sindikat Merchandise Piala Dunia Palsu Senilai Rp359 Miliar
Aktivasi Digital Kreatif,...
Aktivasi Digital Kreatif, Spicy Challenge Guncang Kampus UBM
Rekomendasi
Kejaksaan Kabulkan Penangguhan...
Kejaksaan Kabulkan Penangguhan Penahanan, Dokter Tifa: Kebenaran Tak Padam di Negara Kita
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Berita Terkini
Purbaya Buka Peluang...
Purbaya Buka Peluang Kerek Dana Transfer ke Daerah di 2027 hingga Rp90 Triliun
Rupiah Tergerus Sentimen...
Rupiah Tergerus Sentimen Eksternal, Hari Ini Berakhir Tembus Rp17.843 per USD
Gelontorkan Diskon Tiket...
Gelontorkan Diskon Tiket Transportasi hingga 30%, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp1,54 Triliun
Tips MotionTrade: Modus...
Tips MotionTrade: Modus Penipuan Berkedok Customer Service, Investor Wajib Waspada!
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Ambles ke 6.116, Transaksi Cetak Rp13,4 Triliun
Penerbangan Umrah Dipindah...
Penerbangan Umrah Dipindah Mulai 1 Juli 2026, Terpusat di Terminal 2F Bandara Soetta
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved