Kondisi Bisnis Berubah Imbas Pandemi, Perusahaan RI-Korea Cari Solusi Bersama
Kamis, 29 September 2022 - 21:41 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Kendaraan Listrik untuk Masa Depan, Soal Baterai Masih Jadi Hambatan
Lee menambahkan, Indonesia merupakan salah satu mitra penting bagi Korea Selatan, khususnya di kawasan ASEAN. Nilai perdagangan Korsel-Indonesia tercatat sebesar USD15,3 miliar untuk periode Januari hingga Juli 2022. Angka tersebut tumbuh 49,3% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yakni USD10,2 miliar.
Adapun komoditas utama yang yang diperdagangkan kedua negara tersebut adalah bahan bakar mineral, minyak mineral dan produk; mesin dan peralatan listrik; besi dan baja; bijih, terak, dan abu; dan plastik.
Lebih lanjut Lee mengatakan, dalam acara 'Indonesia-Korea Future Industry Business Plaza 2022', pada sesi konsultasi bisnis dan one on one meeting, terdapat 48 perusahaan teknologi Korea Selatan yang berpartisipasi secara daring maupun luring.
Mereka melakukan pertemuan atau konsultasi tatap muka dengan 100 calon mitra seperti perusahaan Indonesia skala besar, pemilik proyek, pemodal ventura untuk mengenalkan produk mereka. Pertemuan tersebut juga menjajaki peluang terjadinya kesepakatan bisnis di masa depan.
Sebagai acara pendukung, terdapat booth pameran termasuk keinginan dan persiapan Korea menyelenggarakan Busan Expo pada 2030. Booth dari Hyundai Kefico juga ikut meramaikan acara tersebut di area transportasi masa depan dengan mempromosikan solusi kendaraan listrik roda dua. Pada acara tersebut juga terdapat penandatanganan nota kesepakatan antara Idea Concert dan PT MNC Pictures (MNC Group).
Lee menambahkan, Indonesia merupakan salah satu mitra penting bagi Korea Selatan, khususnya di kawasan ASEAN. Nilai perdagangan Korsel-Indonesia tercatat sebesar USD15,3 miliar untuk periode Januari hingga Juli 2022. Angka tersebut tumbuh 49,3% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yakni USD10,2 miliar.
Adapun komoditas utama yang yang diperdagangkan kedua negara tersebut adalah bahan bakar mineral, minyak mineral dan produk; mesin dan peralatan listrik; besi dan baja; bijih, terak, dan abu; dan plastik.
Lebih lanjut Lee mengatakan, dalam acara 'Indonesia-Korea Future Industry Business Plaza 2022', pada sesi konsultasi bisnis dan one on one meeting, terdapat 48 perusahaan teknologi Korea Selatan yang berpartisipasi secara daring maupun luring.
Mereka melakukan pertemuan atau konsultasi tatap muka dengan 100 calon mitra seperti perusahaan Indonesia skala besar, pemilik proyek, pemodal ventura untuk mengenalkan produk mereka. Pertemuan tersebut juga menjajaki peluang terjadinya kesepakatan bisnis di masa depan.
Sebagai acara pendukung, terdapat booth pameran termasuk keinginan dan persiapan Korea menyelenggarakan Busan Expo pada 2030. Booth dari Hyundai Kefico juga ikut meramaikan acara tersebut di area transportasi masa depan dengan mempromosikan solusi kendaraan listrik roda dua. Pada acara tersebut juga terdapat penandatanganan nota kesepakatan antara Idea Concert dan PT MNC Pictures (MNC Group).
(ind)
Lihat Juga :