Sempat Buat Geger, Ini Sosok Gergasi di Balik SPBU Vivo
Minggu, 02 Oktober 2022 - 15:00 WIB
loading...
SPBU Vivo disebut-sebut masih terafiliasi dengan gergasi Vitol. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Nama SPBU Vivo mendadak tenar pada awal September kemarin. Gara-garanya, ketika pemerintah menaikkan harga BBM jenis Pertalite, SPBU ini justru banting harga.
Baca juga: Harga BBM Turun, Yuks Cek SPBU Mana yang Tawarkan Harga Paling Murah!
Saat itu harga Revvo 89 hampir setara dengan Pertalite (Ron 90) dijual Rp8.900, lebih murah dibanding banderol Pertalite yang Rp10.000. Harga yang lebih murah itu kontan saja membuat SPBU Vivo diserbu warga yang ingin mendapatkan BBM murah.
Langkah Vivo itu memunculkan banyak pertanyaan. Salah satunya, siapa pemilik SPBU swasta ini. Dikutip dari berbagai sumber, SPBU Vivo masih terafiliasi dengan Vitol Group, sebuah gergasi migas yang bermarkas di Swiss dan Rotterdam, Belanda.
Awalnya, jaringan SPBU Vivo berada di bawah bendera PT Nusantara Energi Plant Indonesia (NEPI). Belakangan nama perusahaaan itu berganti menjadi PT Vivo Energy Indonesia dan beroperasi pada 2107 lalu. SPBU pertama Vivo berada di kawasan Cilangkap, Jakarta Timur.
Baca juga: Harga BBM Turun, Yuks Cek SPBU Mana yang Tawarkan Harga Paling Murah!
Saat itu harga Revvo 89 hampir setara dengan Pertalite (Ron 90) dijual Rp8.900, lebih murah dibanding banderol Pertalite yang Rp10.000. Harga yang lebih murah itu kontan saja membuat SPBU Vivo diserbu warga yang ingin mendapatkan BBM murah.
Langkah Vivo itu memunculkan banyak pertanyaan. Salah satunya, siapa pemilik SPBU swasta ini. Dikutip dari berbagai sumber, SPBU Vivo masih terafiliasi dengan Vitol Group, sebuah gergasi migas yang bermarkas di Swiss dan Rotterdam, Belanda.
Awalnya, jaringan SPBU Vivo berada di bawah bendera PT Nusantara Energi Plant Indonesia (NEPI). Belakangan nama perusahaaan itu berganti menjadi PT Vivo Energy Indonesia dan beroperasi pada 2107 lalu. SPBU pertama Vivo berada di kawasan Cilangkap, Jakarta Timur.
Lihat Juga :