Mendorong BSI Jadi Lokomotif Keuangan Syariah Indonesia

Selasa, 04 Oktober 2022 - 12:34 WIB
loading...
Mendorong BSI Jadi Lokomotif...
Kinerja apik PT Bank Syariah Tbk (BSI) menjadi kabar gembira di tengah harapan kian menguatnya pasar syariah di Indonesia. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) berhasil mencatatkan pertumbuhan kinerja signifikan dan berkualitas sepanjang 2022. PT BSI pun dinilai layak menjadi lokomotif keuangan syariah di Indonesia.

"Di tengah kondisi perekonomian yang menantang akibat gejolak ekonomi global, pada kuartal II/2022. BSI mampu membukukan laba bersih mencapai Rp2,13 triliun, tumbuh 41,31% year on year (yoy). Capaian kinerja ini mengambarkan soliditas kinerja dari jajaran direksi dan komisaris sehingga mampu terus meraih kepercayaan konsumen," ujar Wakil Ketua Komisi XI Fathan Subchi, Selasa (4/10/2022).

Baca Juga: BSI Masuk 14 Bank Syariah Terbesar di Dunia, Nilai Kapitalisasi Tembus Rp54,4 T

Dia mengungkapkan kepercayaan konsumen kepada PT BSI bisa terlihat dari besarnya penempatan dana pihak ketiga (DPK) yang tahun ini mencapai Rp244,6 triliun. Angka ini tumbuh 13,07% year on year (yoy) dengan proporsi DPK didominasi oleh tabungan wadiah, giro, dan deposito.

"Kepercayaan masyarakat terhadap tabungan BSI menghantarkan tabungan BSI berada pada posisi Top 5 industri perbankan nasional," katanya.

Soliditas kinerja PT BSI ini, lanjut Fathan juga ditunjukkan dari sektor pembiayaan yang terus tumbuh dan sehat. Pembiayaan BSI secara keseluruhan sebesar Rp191,29 triliun tumbuh 18,55%.

Segmen pembiayaan terbesar yang menyokong capaian tersebut di antaranya pembiayaan mikro tumbuh 31,13%, pembiayaan konsumer tumbuh 21,66%, pembiayaan wholesale tumbuh 20,34%, pembiayaan kartu tumbuh 22,87% dan gadai emas tumbuh 20,07%. “Raihan ini juga didukung NPF Nett sebesar 0,74%. Adapun cash coverage BSI meningkat signifikan menjadi 157,93%,” katanya.

Aset PT BSI, kata Fathan juga terus menunjukkan pertumbuhan positif. Jika dibandingkan dengan tahun lalu pertumbuhan asset PT BSI tumbuh sebesar 12,46% menjadi Rp277,34 triliun. Selain itu, BSI juga terus meningkatkan efektivitas dan efisiensi biaya dengan membaiknya biaya operasional (BOPO) menjadi 74,50%.

“Dengan adanya efektivitas dan efisiensi biaya operasional ini maka potensi keuntungan dan laba perusahaan akan semakin besar. Dan ini tentu menjadi kabar gembira di tengah harapan kian menguatnya pasar syariah di Indonesia,” katanya.

Baca Juga: Perubahan Status Bank Syariah Indonesia Menjadi BUMN Sudah di Ujung

Legislator PKB asal Jawa Tengah ini menegaskan jika Indonesia mempunyai potensi besar dalam pengembangan keuangan dan perbankan syariah. Baik dari sisi populasi yang merupakan basis muslim terbesar maupun besarnya produk halal baik dari bidang kuliner, fashion, hingga pariwisata.

“Besarnya potensi keuangan dan perbankan syariah ini harus bisa dimanfaatkan dan dioptimalkan oleh etintas dalam negeri seperti PT Bank Syariah Indonesia,” pungkasnya.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cicil Emas BSI Makin...
Cicil Emas BSI Makin Diminati, Meningkat Lebih dari 97,90% Setahun
Mengulik Penyebab Ekonomi...
Mengulik Penyebab Ekonomi Syariah Indonesia Masih Tertinggal dari Malaysia
Bantuan Logistik Tembus...
Bantuan Logistik Tembus 125 Ton, 100 Relawan Tambahan BSI Berangkat ke Aceh
Prudential Syariah dan...
Prudential Syariah dan MPW PP Muhammadiyah Bekali Mahasiswa Perencanaan Keuangan Syariah
EKSiS 2025 Digelar di...
EKSiS 2025 Digelar di Lima Kota, Raih Hampir 10.000 Pembukaan Rekening Baru
BTN Resmi Lepas UUS...
BTN Resmi Lepas UUS Jadi Bank Syariah Nasional, Bagaimana Nasib Karyawannya?
Melalui Syariah untuk...
Melalui Syariah untuk Semua, Permata Bank Hadirkan Layanan Inklusif
Darunnajah Jadi Tuan...
Darunnajah Jadi Tuan Rumah Literasi Keuangan Syariah Nasional Bersama OJK
Kolaborasi Perdana BSN...
Kolaborasi Perdana BSN dan Al Bahjah Peduli Gelar Khitanan Massal
Rekomendasi
Beasiswa GrabScholar...
Beasiswa GrabScholar 2026 untuk SD, SMP, SMA hingga S1 Dibuka, Cek Syarat Dokumen
Gaya Hidup Sehat Masyarakat...
Gaya Hidup Sehat Masyarakat Urban: Intip Keseruan Summer Wellness Club 2026 di Kuningan City Mall
Momen Pelimpahan Roy...
Momen Pelimpahan Roy Suryo ke Kejaksaan, Sempat Adu Mulut Tolak Pakai Baju Tahanan
Berita Terkini
Pascapemadaman Listrik...
Pascapemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa, PLN Update Kondisi Perbaikan
Rosan Lapor Prabowo...
Rosan Lapor Prabowo soal Perampingan 258 BUMN, 300 Pelat Merah Lain Menyusul
Pergantian Direksi Disorot,...
Pergantian Direksi Disorot, Mampukah Kejayaan Pelni Kembali?
IHSG Menghijau di Awal...
IHSG Menghijau di Awal Pekan, Pagi Ini Sentuh Level 6.217
Harga Emas Malas Bergerak...
Harga Emas Malas Bergerak di Posisi Rp2.668.000 per Gram, Intip Daftar Lengkapnya
Dibayangi Outflow Rp4,5...
Dibayangi Outflow Rp4,5 Triliun, IHSG Pekan Ini Diprediksi Bergerak Fluktuatif
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved