Percepat Transformasi Bisnis, BUMN Bidik 20.000 Talenta Digital

Rabu, 05 Oktober 2022 - 14:46 WIB
loading...
Percepat Transformasi Bisnis, BUMN Bidik 20.000 Talenta Digital
Kementerian BUMN menargetkan 20.000 talenta digital di perusahaan pelat merah. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Seiring pesatnya teknologi, talenta digital menjadi kebutuhan di semua perusahaan, termasuk BUMN . Hadirnya SDM dengan kompetensi digital diharapkan dapat mempercepat transformasi bisnis di perseroan negara.

Kementerian BUMN pun menargetkan sekitar 20.000 digital talent di lingkungan perusahaan pelat merah. Dalam hal ini, kementerian pimpinan Erick Thohir itu menggandeng Forum Digital Indonesia (Fordigi) untuk menginisiasi pengembangan kapabilitas talenta digital di lingkungan BUMN melalui kegiatan Sosialisasi Program Digital Talent BUMN dan Sharing Session Keamanan Data BUMN.

Deputi SDMTI Kementerian BUMN Tedi Bharata menyampaikan, keberadaan Fordigi sangat strategis untuk mempercepat transformasi bisnis di lingkungan BUMN.

“Tanpa keterlibatan Top Level Management di lingkungan BUMN, transformasi digital tidak akan terjadi. Apalagi kalau kita bisa melakukan konsolidasi terhadap kebutuhan IT kita sehingga cost efficiency akan semakin tinggi,” ujar Tedi, Rabu (5/10/2022).

Baca juga: Pendapatan BUMN Tembus Rp2.292 Triliun, Erick Thohir Ungkap Strateginya

Dia berharap Direksi Human Capital BUMN ikut berperan aktif dalam mendorong karyawannya untuk mengikuti program Digital Talent BUMN yang akan dijalankan.

Saat ini program Digital Talent BUMN memiliki tiga program utama yaitu mengembangkan kapabilitas digital melalui platform pembelajaran, menyertifikasi dan apresiasi talenta digital BUMN, serta membentuk komunitas talenta digital di lingkungan BUMN. Hingga 2024, program Digital Talent BUMN menargetkan sebanyak 200.000 talenta digital BUMN.

Baca juga: Nilai Ekonomi Digital RI Ditargetkan Capai Rp1.831 Triliun di 2025

Senada, Ketua Umum Fordigi Fajrin menyatakan kebutuhan BUMN terhadap digital talent semakin mendesak. Ditambah meningkatnya penggunaan teknologi di perusahaan BUMN maka kapabilitas dalam menggunakan serta mengelola teknologi digital semakin dibutuhkan.

"Kalau tidak sekarang, BUMN akan terus ketinggalan dengan industri swasta yang sudah semakin cepat bertransformasi,” tandasnya.
(ind)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3943 seconds (11.210#12.26)