Naik 277%, Nilai Barang Resi Gudang Tembus Rp1,04 Triliun

Kamis, 06 Oktober 2022 - 11:58 WIB
loading...
Naik 277%, Nilai Barang...
KBI mencatatkan kinerja resi gudang hingga kuartal III 2022 mencapai Rp 1,04 triliun. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI) mencatatkan kinerja resi gudang hingga kuartal III telah mencapai Rp 1,04 triliun. Pencapaian tersebut meningkat 277% dibandingkan periode yang sama tahun lalu senilai Rp 385,4 miliar.

Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia Fajar Wibhiyadi mengatakan, pencapaian nilai resi gudang diatas Rp 1 triliun ini merupakan angka tertinggi sejak resi gudang mulai berjalan pada2008. Hal ini tentunya merupakan hal yang positif dalam pengembangan sistem resi gudang di Indonesia.

“Melihat banyaknya komoditas yang ada di Indonesia, kami optimis kedepan pemanfaatan resi gudang akan terus tumbuh. Kuncinya adalah sinergi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan untuk terus menerus melakukan edukasi kepada masyarakat terkait manfaat resi gudang. KBI sebagai Pusat Registrasi Resi Gudang, selain menyiapkan sistem registrasi juga akan terus melakukan berbagai upaya untuk pengembangan resi gudang dalam bentuk program edukasi serta literasi, baik kepada para pemilik komoditas, kalangan bisnis, perbankan serta masyarakat luas,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (6/10/2022).

Baca Juga: Gunakan Akad Syariah, Petani di Aceh Bisa Pakai Resi Gudang untuk Agunan

Menurut dia pertumbuhan nilai barang ini ditopang resi gudang komoditas gula Rp 449 miliar dan timah dengan senilai Rp 437 miliar. Pertumbuhan positif juga terjadi dinilai pembiayaan resi gudang, di mana di tahun 2022 sampai dengan kuartal III nilai pembiayaan mencapai Rp 759,7 milliar.

Nilai pembiayaan tersebut meningkat 353% dibandingkan periode yang sama di tahun 2021 dimana nilai pembiayaan resi gudang mencapai Rp 215,1 mIliar. Dari sisi jumlah registrasi, tahun 2022 sampai kuartal III terjadi koreksi dari 481 RG di periode yang sama tahun 2021 menjadi 463 RG.

Adapun dari sisi jumlah komoditas, di tahun 2022 sampai dengan kuartal III komoditas yang masuk ke resi gudang mencapai 13 komoditas, sedangkan di kuartal III 2021 jumlah komoditas yang masuk RG mencapai 14 komoditas. Dari sisi volume barang, di tahun 2022 sampai dengan kuartal III tercatat volume sebanyak 49,429,830 kg, meningkat 498 % dibandingkan periode yang sama di tahun 2021 sebanyak 9,932,704 Kg.

Sementara itu, Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Sistem Resi Gudang dan Pasar Lelang Komoditas Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Widiastuti mengatakan, kedepan masih banyak pekerjaan rumah bagi semua pihak di ekosistem ini untuk terus meningkatkan pemanfaatan resi gudang. Sebagai regulator, Bappebti akan terus mengajak dan memberi ruang tidak hanya kepada pemilik komoditas, tapi juga bagi pemilik gudang, kalangan usaha dan juga sektor perbankan atau lembaga pembiyaaan untuk secara bersama-sama meningkatkan pemanfaatan resi gudang.

Baca Juga: Produksi Ayam Potong Diproyeksi Surplus, KBI Sarankan Pengusaha Manfaatkan Resi Gudang

Terkait Sistem Resi Gudang, Sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan No 14 tahun 2021 yang merupakan perubahan Peraturan Menteri Perdagangan No 33 tahun 2020 tentang Barang dan Persyaratan Barang yang dapat disimpan dalam Sistem Resi Gudang, komoditas yang dapat masuk ke Sistem Resi Gudang meliputi beras, gabah, jagung, kopi, kakao, karet, garam, lada, pala, ikan, bawang merah, rotan, teh, rumput laut, gambir, timah, gula Kristal putih, kedelai serta ayam karkas beku.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Intip Kinerja Kliring...
Intip Kinerja Kliring Berjangka Indonesia di Tengah Gejolak Global
Kembangkan Sistem Resi...
Kembangkan Sistem Resi Gudang, JIEP Sinergi dengan KBI dan KPBI
Perluas Sinergitas,...
Perluas Sinergitas, BJTM Teken MoU dengan KBI dan KPBI
Mudahkan Transaksi Bursa...
Mudahkan Transaksi Bursa Berjangka, PT KBI Bekerja Sama dengan BRI sebagai BPDM
Diminati Nelayan, Resi...
Diminati Nelayan, Resi Gudang Komoditas Ikan Alami Peningkatan
Kembangkan Bisnis, KBI...
Kembangkan Bisnis, KBI Dorong Anak Usaha Masuk Ekosistem Resi Gudang
Bank Jatim Salurkan...
Bank Jatim Salurkan Kredit Resi Gudang ke PG Rajawali I Rp150 Miliar
Dorong Optimalisasi...
Dorong Optimalisasi SRG secara Nasional, Bappebti Setujui Penerbitan 16 Resi Gudang Gula Kristal Putih
Kebijakan Strategis...
Kebijakan Strategis Bappebti Berikan Dampak Positif terhadap Kinerja SRG
Rekomendasi
Belanda vs Swedia: Oranje...
Belanda vs Swedia: Oranje Lebih Dijagokan
Harga Minyak Dunia Sudah...
Harga Minyak Dunia Sudah Turun, PDIP Minta Pemerintah Evaluasi Harga Pertamax
Pramono Dampingi Megawati...
Pramono Dampingi Megawati Hadiri Bung Karno Festival di Taman Proklamasi
Berita Terkini
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved