Mitra Mikro Social Investment Dukung Global Halal Hub
Kamis, 06 Oktober 2022 - 14:56 WIB
loading...
A
A
A
CEO Mitra Mikro, Andi Sapran memaparkan, Yayasan Mitra Mikro merupakan lembaga sosial dan pemberdayaan masyarakat yang memperoleh lisensi nazhir wakaf uang dan wakaf produktif dari Badan Wakaf Indonesia (BWI) Nomor: 3.3.00288 dan Nomor Induk Berusaha (NIB) dari BKPM Nomor: 1205000550386.
Mitra Mikro Social Investment memiliki unit usaha PT Mitra Mikro Investama yang mengelola usaha dan investasi sektor riil.
"Turut mendukung pengembangan produk halal dalam ekosistem Global Halal Hub, sebagai agregagor, off-taker, kurator, pendampingan, pemasaran, teknologi, dan permodalan," papar Andi Sapran.
Mitra Mikro berkolaborasi dengan PT Desa Digital Global dan Insan Tani & Nelayan Indonesia (Intani) membangun dan mengembangkan platform digital.
"Kami mengembangkan lima platform digital untuk mengintegrasikan rantai pasok UMKM, pertanian, peternakan, dan perikanan dalam satu ekosistem hulu hilir berbasis digital," kata Failani Rizona, CEO PT Desa Digital Global (Dedigo).
Failani menjelaskan, platform Mitra Mikro merupakan aplikasi digital yang menjembatani wakif/investor/mitra dengan UMKM, petani, peternak, dan nelayan berbasis wakaf produktif.
Mitra Mikro Social Investment memiliki unit usaha PT Mitra Mikro Investama yang mengelola usaha dan investasi sektor riil.
"Turut mendukung pengembangan produk halal dalam ekosistem Global Halal Hub, sebagai agregagor, off-taker, kurator, pendampingan, pemasaran, teknologi, dan permodalan," papar Andi Sapran.
Mitra Mikro berkolaborasi dengan PT Desa Digital Global dan Insan Tani & Nelayan Indonesia (Intani) membangun dan mengembangkan platform digital.
"Kami mengembangkan lima platform digital untuk mengintegrasikan rantai pasok UMKM, pertanian, peternakan, dan perikanan dalam satu ekosistem hulu hilir berbasis digital," kata Failani Rizona, CEO PT Desa Digital Global (Dedigo).
Failani menjelaskan, platform Mitra Mikro merupakan aplikasi digital yang menjembatani wakif/investor/mitra dengan UMKM, petani, peternak, dan nelayan berbasis wakaf produktif.
Lihat Juga :