Pertamina EP Berdayakan Masyarakat Subang dan Karawang lewat Program Pesona dan Jejak Setapak
Sabtu, 08 Oktober 2022 - 19:53 WIB
loading...
A
A
A
Sekretaris Koperasi Sari Pati Tani Hendra Wijaya mengatakan, Jejak Setapak saat ini fokus pada pemberdayaan pada tiga sektor, yaitu pertanian organik, akuaponik, dan UKM yang melibatkan ibu-ibu. Total ada 56 orang yang tergabung dalam program ini. "Ada 37 orang yang tergabung dalam Paguyuban Saripati Tani, 9 pemuda di akuaponik, dan 10 ibu-ibu yang mengelola usaha kuliner memanfaatkan produk beras dari pertanian organik yang dikembangkan Jejak Setapak," jelasnya.
H. Sartim, Ketua Koperasi dan Paguyuban (Kelompok Tani) Saripati Tani menambahkan, inovasi pertanian organik menjadi andalan pada program Jejak Setapak. Saat ini Saripati Tani mengelola 6,7 ha lahan pertanian organik dengan mengaplikasikan sistem organik pemanfaatan botol plastik 10 kg.
Baca Juga: Perang Nuklir Membayangi, Ini 9 Ledakan Senjata Nuklir Paling Kuat
Sartim menyebutkan, produk pertanian organik Sari Pati Tani memiliki keunggulan, baik secara ekonomi maupun lingkungan. Pasalnya, pertanian organik dapat meregenerasi kesuburan tanah secara alami dan dapat menopang kegiatan pertanian dalam jangka panjang.
Secara ekonomi, pertanian beras organik juga memiliki keunggulan berupa harga yang lebih tinggi. Hal ini karena kandungan gizi dan mineral yang terkandung dalam produk beras organik dinilai lebih baik daripada beras non-organik. "Peningkatan gaya hidup sehat yang marak diterapkan turut meningkatkan nilai tawar beras organik sebagai pilihan produk yang lebih sehat," katanya.
Hendra menambahkan, omzet petani dalam program Jejak Setapak mencapai Rp240 juta per panen. Sedangkan omzet pemuda yang mengelola akuaponik sebesar Rp5,9 juta per bulan. "Alhamdulillah, program Jejak Setapak PEP Subang Field ini telah membantu ekonomi masyarakat Kelurahan Plawad," ujarnya.
H. Sartim, Ketua Koperasi dan Paguyuban (Kelompok Tani) Saripati Tani menambahkan, inovasi pertanian organik menjadi andalan pada program Jejak Setapak. Saat ini Saripati Tani mengelola 6,7 ha lahan pertanian organik dengan mengaplikasikan sistem organik pemanfaatan botol plastik 10 kg.
Baca Juga: Perang Nuklir Membayangi, Ini 9 Ledakan Senjata Nuklir Paling Kuat
Sartim menyebutkan, produk pertanian organik Sari Pati Tani memiliki keunggulan, baik secara ekonomi maupun lingkungan. Pasalnya, pertanian organik dapat meregenerasi kesuburan tanah secara alami dan dapat menopang kegiatan pertanian dalam jangka panjang.
Secara ekonomi, pertanian beras organik juga memiliki keunggulan berupa harga yang lebih tinggi. Hal ini karena kandungan gizi dan mineral yang terkandung dalam produk beras organik dinilai lebih baik daripada beras non-organik. "Peningkatan gaya hidup sehat yang marak diterapkan turut meningkatkan nilai tawar beras organik sebagai pilihan produk yang lebih sehat," katanya.
Hendra menambahkan, omzet petani dalam program Jejak Setapak mencapai Rp240 juta per panen. Sedangkan omzet pemuda yang mengelola akuaponik sebesar Rp5,9 juta per bulan. "Alhamdulillah, program Jejak Setapak PEP Subang Field ini telah membantu ekonomi masyarakat Kelurahan Plawad," ujarnya.
(fai)
Lihat Juga :