Pertamina EP Berdayakan Masyarakat Subang dan Karawang lewat Program Pesona dan Jejak Setapak
Sabtu, 08 Oktober 2022 - 19:53 WIB
loading...
Pendamping petani H Sartim (kiri), Ketua Koperasi Sari Pati Tani H Sarkim (tengah) dan Sekretaris Koperasi Hendra Wijaya. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - PT Pertamina EP Zona 7 Subang Field menegaskan komitmennya dalam melaksanakan tanggung jawab sosial dan lingkungan lewat upaya pemberdayaan para petani dan usaha kecil melalui dua program unggulan di Kabupaten Subang dan Karawang. Program tersebut adalah Pemanfaatan Serat Daun Nanas di Kabupaten Subang (Pesona Subang) dan Jerih Kerja Karawang Semangat Petani Sehat Ketahanan Pangan Meningkat (Jejak Setapak) di Karawang.
Senior Manager PEP Subang Field Ndirga Andri Sisworo mengatakan, program Pesona Subang dan Jejak Setapak dirancang perusahaan untuk menjaga kondisi pertanian masyarakat agar tetap lestari. Hal ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk menjalankan bisnis migas berkelanjutan yang berlandaskan prinsip Environmental, Social and Governance (ESG), dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan di sekitar wilayah daerah operasi perusahaan.
Baca Juga: Pertamina EP Bantu Masyarakat Optimalkan Potensi Pertanian Padi Organik di Karawang
"Program Pesona Subang dan Jejak Setapak selaras dengan alam. Dengan Jejak Setapak kami berupaya memperbaiki struktur kesehatan tanah sawah melalui pertanian organik. Adapun melalui Pesona Subang kami berharap ada perubahan dan peningkatan dari pemahaman, kesadaran akan pemanfaatan limbah daun nanas, keterampilan mengolah dan pemanfaatannya," papar Ndirga dalam keterangannya, Sabtu(8/10/2022).
Dia menjelaskan, program Pesona Subang dirilis pada Oktober 2021. Dalam program ini perusahaan menggandeng mitra binaan di Desa Cikadu, Kecamatan Cijambe, Kabupaten Subang. Pengembangan program Pesona dilatar belakangi oleh Subang sebagai daerah penghasil nanas terbesar di Jawa Barat. Ternyata di balik keuntungan besar dari penjualan buah nanas, terdapat masalah limbah yang masif dalam pertanian nanas. Limbah daun nanas menjadi masalah lingkungan yang belum mendapatkan solusi yang efektif hingga saat ini.
"Kami bersama mitra binaan di sana memanfaatkan limbah daun nanas sebagai bahan serat alam berkualitas. Serat daun nanas sangat baik sebagai bahan tekstil ramah lingkungan, bisa jadi komposit pengganti fiberglas, serta sebagai bahan baku kertas," paparnya.
Senior Manager PEP Subang Field Ndirga Andri Sisworo mengatakan, program Pesona Subang dan Jejak Setapak dirancang perusahaan untuk menjaga kondisi pertanian masyarakat agar tetap lestari. Hal ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk menjalankan bisnis migas berkelanjutan yang berlandaskan prinsip Environmental, Social and Governance (ESG), dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan di sekitar wilayah daerah operasi perusahaan.
Baca Juga: Pertamina EP Bantu Masyarakat Optimalkan Potensi Pertanian Padi Organik di Karawang
"Program Pesona Subang dan Jejak Setapak selaras dengan alam. Dengan Jejak Setapak kami berupaya memperbaiki struktur kesehatan tanah sawah melalui pertanian organik. Adapun melalui Pesona Subang kami berharap ada perubahan dan peningkatan dari pemahaman, kesadaran akan pemanfaatan limbah daun nanas, keterampilan mengolah dan pemanfaatannya," papar Ndirga dalam keterangannya, Sabtu(8/10/2022).
Dia menjelaskan, program Pesona Subang dirilis pada Oktober 2021. Dalam program ini perusahaan menggandeng mitra binaan di Desa Cikadu, Kecamatan Cijambe, Kabupaten Subang. Pengembangan program Pesona dilatar belakangi oleh Subang sebagai daerah penghasil nanas terbesar di Jawa Barat. Ternyata di balik keuntungan besar dari penjualan buah nanas, terdapat masalah limbah yang masif dalam pertanian nanas. Limbah daun nanas menjadi masalah lingkungan yang belum mendapatkan solusi yang efektif hingga saat ini.
"Kami bersama mitra binaan di sana memanfaatkan limbah daun nanas sebagai bahan serat alam berkualitas. Serat daun nanas sangat baik sebagai bahan tekstil ramah lingkungan, bisa jadi komposit pengganti fiberglas, serta sebagai bahan baku kertas," paparnya.
Lihat Juga :