Permintaan Baterai Lithium Indonesia di 2035 hanya 1,1% dari Bisnis Global
Rabu, 12 Oktober 2022 - 09:49 WIB
loading...
A
A
A
Sebagaimana diketahui, PT Industri Baterai Indonesia atau Indonesia Battery Corporation (IBC) memperkirakan permintaan mobil dan motor listrik masing-masing bakal tembus di angka 400.000 unit dan 1,2 juta unit atau tumbuh sampai 4 kali lipat pada 2025 mendatang.
IBC sendiri terus mencari investor prospektif untuk membangun industri pembentuk komponen sel baterai yang belum dapat diproduksi di dalam negeri, seperti anoda, elektrolit, selubung, dan separator.
Baca juga: Rusia Masukkan Meta dalam Daftar Organisasi Teroris dan Ekstremis
Perusahaan patungan IBC bersama dengan PT Ningbo Contemporary Brunp Lygend Co, Ltd (CBL) dan LG Energy Solution (LGES) baru dapat mengerjakan hasil penambangan bijih nikel lewat teknologi HPAL dan RKEF. Setelah itu bijih nikel diolah menjadi kimia baterai dan katoda yang belakangan dibentuk ke dalam sel baterai.
IBC sendiri terus mencari investor prospektif untuk membangun industri pembentuk komponen sel baterai yang belum dapat diproduksi di dalam negeri, seperti anoda, elektrolit, selubung, dan separator.
Baca juga: Rusia Masukkan Meta dalam Daftar Organisasi Teroris dan Ekstremis
Perusahaan patungan IBC bersama dengan PT Ningbo Contemporary Brunp Lygend Co, Ltd (CBL) dan LG Energy Solution (LGES) baru dapat mengerjakan hasil penambangan bijih nikel lewat teknologi HPAL dan RKEF. Setelah itu bijih nikel diolah menjadi kimia baterai dan katoda yang belakangan dibentuk ke dalam sel baterai.
(uka)
Lihat Juga :