Duh! Luhut Sebut Harga Minyak Bisa Capai USD200 per Barel
Rabu, 12 Oktober 2022 - 16:39 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Stoltenberg: Kemenangan Rusia di Ukraina Berarti Kekalahan NATO
Harga minyak mentah dunia sendiri ke depan cenderung akan merangkak naik merespons kesepakatan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya (OPEC+) termasuk Rusia untuk memangkas produksi hingga 2 juta barel per hari (bph).
Sementara, pada perdagangan hari ini harga minyak mentah tercatat turun di tengah kekhawatiran menurunnya permintaan bahan bakar di China akibat kebijakan terkait Covid-19, serta proyeksi suram ekonomi global yang dilansir Dana Moneter Internasional (IMF).
Minyak Brent di Intercontinental Exchange (ICE) untuk kontrak Desember tercatat turun 0,99% menjadi USD93,37 per barel. Sedangkan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) di New York Mercantile Exchange (NYMEX) untuk pengiriman Desember turun 1,10% ke USD87 per barel.
Harga minyak mentah dunia sendiri ke depan cenderung akan merangkak naik merespons kesepakatan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya (OPEC+) termasuk Rusia untuk memangkas produksi hingga 2 juta barel per hari (bph).
Sementara, pada perdagangan hari ini harga minyak mentah tercatat turun di tengah kekhawatiran menurunnya permintaan bahan bakar di China akibat kebijakan terkait Covid-19, serta proyeksi suram ekonomi global yang dilansir Dana Moneter Internasional (IMF).
Minyak Brent di Intercontinental Exchange (ICE) untuk kontrak Desember tercatat turun 0,99% menjadi USD93,37 per barel. Sedangkan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) di New York Mercantile Exchange (NYMEX) untuk pengiriman Desember turun 1,10% ke USD87 per barel.
(fai)
Lihat Juga :