Titah Jokowi ke Luhut: Realisasi Investasi Harus Nyata
Rabu, 12 Oktober 2022 - 21:45 WIB
loading...
Presiden Jokowi meminta Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan memastikan agar realisasi investasi betul-betul nyata. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah telah memasang target investasi sebesar Rp1.400 triliun pada 2023. Target ini tidak mudah, terlebih di tengah kondisi ekonomi dunia yang dibayangi resesi.
Meski begitu, upaya menarik investasi terus dilakukan. Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun meminta kepada Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan agar realisasi investasi betul-betul nyata.
"Saya juga titip di Menko Marves ini betul-betul realisasi dari investasi (harus) betul-betul nyata dan real di lapangannya ada," tandas Jokowi saat memimpin sidang kabinet paripurna di Istana Negara, yang disiarkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (12/10/2022).
Baca juga: Wapres Wanti-wanti Jaga Stabilitas Politik Agar Investasi Masuk
Kepala Negara juga memerintahkan kepada Luhut agar dapat menyelesaikan permasalahan atau hambatan-hambatan terkait investasi langsung di lapangan.
Hal ini penting untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif dan menjaga kepercayaan investor. "Ada persoalan selesaikan di lapangan sekecil apapun, sekecil apapun," tegas Jokowi.
Baca juga: 16 Proyek Dilirik Investor, Jabar Optimistis Investasi Tembus Rp162 Triliun
Meski begitu, upaya menarik investasi terus dilakukan. Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun meminta kepada Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan agar realisasi investasi betul-betul nyata.
"Saya juga titip di Menko Marves ini betul-betul realisasi dari investasi (harus) betul-betul nyata dan real di lapangannya ada," tandas Jokowi saat memimpin sidang kabinet paripurna di Istana Negara, yang disiarkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (12/10/2022).
Baca juga: Wapres Wanti-wanti Jaga Stabilitas Politik Agar Investasi Masuk
Kepala Negara juga memerintahkan kepada Luhut agar dapat menyelesaikan permasalahan atau hambatan-hambatan terkait investasi langsung di lapangan.
Hal ini penting untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif dan menjaga kepercayaan investor. "Ada persoalan selesaikan di lapangan sekecil apapun, sekecil apapun," tegas Jokowi.
Baca juga: 16 Proyek Dilirik Investor, Jabar Optimistis Investasi Tembus Rp162 Triliun
Lihat Juga :