Industri Kripto Berkembang Pesat, Binance Rekrut Dewan Penasihat Baru

Rabu, 12 Oktober 2022 - 22:42 WIB
loading...
Industri Kripto Berkembang...
Ilustrasi foto/pexels/rodnae productions
A A A
JAKARTA - Pesatnya perkembangan industri kripto dalam perjalanannya juga diwarnai berbagai masalah dan pro-kontra yang terjadi. Termasuk juga isu keamanan dan perlindungan bagi para pengguna atau investor.

Menyikapi hal ini, para pemain di industri kripto tak hanya memperkuat aspek teknologi tapi juga sumber daya manusia (SDM) yang kompeten di bidangnya.

Sebut saja Binance, bursa mata uang kripto terbesar di dunia berdasarkan volume perdagangan, yang belum lama ini mengumumkan pembentukan Dewan Penasihat Global (GAB) baru yang terdiri dari para pakar terkemuka dalam kebijakan publik, pemerintahan, keuangan, ekonomi, dan tata kelola perusahaan.

Tujuan pembentukan GAB adalah memberikan saran kepada Binance terkait masalah regulasi, politik, dan sosial paling kompleks yang dihadapi industri kripto seiring pesatnya perkembangan industri ini.

Baca juga: Sri Mulyani Kantongi Penerimaan Pajak Rp1.171,8 Triliun, Fintech hingga Kripto Ikut Sumbang

Diketuai mantan Senator AS dan Duta Besar AS untuk China Max Baucus, Dewan Penasihat Global tersebut baru-baru ini melakukan pertemuan di Paris, Prancis.

Baucus menyatakan, dari semua teknologi yang berpotensi menciptakan disrupsi positif, dunia kripto, blockchain, dan Web3 menjadi hal paling menarik dan paling menjanjikan.

"Itulah alasan saya senang dapat berpartisipasi dalam membentuk Dewan Penasihat Global Binance dan membawa keahlian kolektif yang tak tertandingi untuk mengatasi masalah kompleks dengan hasil yang positif secara sosial,” ujarnya dikutip dari siaran pers, Rabu (13/10/2022).

Baca juga: Ke Depan, Pengawasan dan Pengaturan Aset Kripto Bakal Ribet

Pendiri dan CEO Binance Changpeng Zhao mengatakan, selama lima tahun terakhir Binance telah berada di garis depan dalam merintis dunia baru dan menarik di balik kripto, blockchain, dan Web3. Dalam kurun waktu tersebut, pihaknya telah menangani berbagai masalah kompleks yang tidak banyak diketahui.

“Kami telah mempertahankan fokus kami dalam memberikan solusi kepatuhan yang melindungi kepentingan pengguna kripto, sambil menjaga tingkat inovasi yang bermanfaat secara sosial. GAB merepresentasikan langkah besar berikutnya dalam perjalanan kami untuk berbagi manfaat keuangan modern dan blockchain dengan seluruh dunia,” tuturnya.

Binance memanfaatkan pengalaman dan keahlian kolektif GAB yang tak tertandingi untuk memberi manfaat bagi pengembangan industri yang berkelanjutan secara keseluruhan dengan mempertimbangkan masalah regulasi dan kepatuhan terberat dan paling sensitif yang dihadapi kripto, blockchain, dan Web3.

"Kami selalu mengutamakan pengguna kami, dan prinsip ini telah memandu kami secara efektif selama pertumbuhan besar penuh semangat dalam lima tahun terakhir," ungkap Zhao.

Baca juga: Hacker Curi Rp8,7 Triliun Mata Uang Kripto dari BNB Binance

Dia pun optimistis keberadaan GAB dapat membantu meningkatkan kemampuan Binance dalam mengelola kompleksitas peraturan dengan memanfaatkan tingkat keahlian tertinggi yang tersedia di mana pun di dunia.

“Kolaborasi antara Binance dan para pakar terkemuka di GAB ini merupakan bukti komitmen kami terhadap kepatuhan, transparansi, dan hubungan kolaboratif dengan para regulator di dunia seiring mereka mengembangkan peraturan yang tepat di seluruh dunia," tandas Zhao.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tokocrypto Resmi Bergabung...
Tokocrypto Resmi Bergabung ke Ekosistem ICEX Group, Proses Migrasi Lima PAKD Selesai
Bidik Integrasi Aset...
Bidik Integrasi Aset Digital dan Ekonomi Riil, JAM Coin Resmi Meluncur
BTC Price Game Meluncur,...
BTC Price Game Meluncur, Fitur Game Edukatif untuk Analisis Harga Bitcoin
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
Kapitalisasi Tokenisasi...
Kapitalisasi Tokenisasi Aset Tembus USD32,18 Miliar, PINTU Tambah 48 Pilihan Aset
Tokenisasi Aset Pintu...
Tokenisasi Aset Pintu Meroket Capai USD29 Miliar di 2026
Upbit Indonesia Ungkap...
Upbit Indonesia Ungkap Cara Bijak Investasi Kripto Jangka Panjang
Bule Rusia Jadi Korban...
Bule Rusia Jadi Korban Penyekapan dan Pemerasan, Aset Kripto Rp10 Miliar Raib
Bareskrim Polri Tetapkan...
Bareskrim Polri Tetapkan 2 Tersangka Jaringan Internasional TPPO ke Myanmar
Rekomendasi
Gus Falah Desak Pelaku...
Gus Falah Desak Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Brutal Wanita di Bandung Dihukum Seberat-Beratnya
Pergeseran domino dari...
Pergeseran domino dari Game HP Jadi Turnamen Pro Berhadiah Ratusan Juta
Menkes Ungkap Bahaya...
Menkes Ungkap Bahaya Tersembunyi Kecap Manis, Kandungan Natriumnya Ternyata Tinggi
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Merosot 0,25% ke 6.101, Diwarnai Pelemahan 398 Saham
Wakil Kepala BPS RI:...
Wakil Kepala BPS RI: Sensus Ekonomi Akan Mampu Ukur Kontribusi Sektor Pendidikan terhadap Ekonomi DIY
Kekayaan RI Keluar Sebabkan...
Kekayaan RI Keluar Sebabkan Rupiah Melemah, Prabowo Analogikan seperti Tubuh Kehabisan Darah
Tips MotionTrade: Lindungi...
Tips MotionTrade: Lindungi Data Pribadi Anda dari Ancaman Sniffing di Era Investasi Digital
Sinyal Penarikan Dana...
Sinyal Penarikan Dana SAL dari Himbara Mencuat, Begini Pesan OJK
Dasco: InsyaAllah Pemadaman...
Dasco: InsyaAllah Pemadaman Listrik Tak Terjadi Lagi Pekan Ini
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved