Pengembangan KSPN Borobudur, PUPR Bangun Gerbang Klangon Tema Samudraraksa
Senin, 06 Juli 2020 - 02:16 WIB
loading...
Kementerian PUPR terus mendukung pengembangan infrastruktur Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Candi Borobudur dalam rangka mendorong peningkatan kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara. Foto/SINDO Photo
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mendukung pengembangan infrastruktur Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Candi Borobudur dalam rangka mendorong peningkatan kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara. Kawasan Borobudur telah ditetapkan sebagai salah satu KSPN Prioritas atau 10 “Bali Baru” yang dikembangkan berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016.
(Baca Juga: Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan Akan Bangun Citra Positif Wisata )
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan infrastruktur pada setiap KSPN direncanakan secara terpadu baik penataan kawasan, jalan, penyediaan air baku dan air bersih, pengelolaan sampah, sanitasi, dan perbaikan hunian penduduk melalui sebuah rencana induk pembangunan infrastruktur.
“Untuk pariwisata, pertama yang harus diperbaiki infrastrukturnya, kemudian amenities dan event, baru promosi besar-besaran. Kalau hal itu tidak siap, wisatawan datang sekali dan tidak akan kembali lagi. Itu yang harus kita jaga betul. Prinsipnya adalah merubah wajah kawasan dilakukan dengan cepat, terpadu, dan memberikan dampak bagi ekonomi lokal dan nasional,” kata Menteri Basuki di Jakarta.
Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Daerah Istimewa Yogyakarta Ditjen Cipta Karya di Tahun 2020, telah menganggarkan sebesar Rp21,3 miliar untuk membangun Gerbang Klangon di Kabupaten Kulonprogo Daerah Istimewa Yogyakarta dengan lingkup pekerjaan berupa pembangunan Gerbang Klangon, dan Pembangunan Rest Area Klangon. Pembangunan yang dimulai 6 Maret 2020 dan selesai pada 30 November 2020 tersebut saat ini progresnya mencapai 22,7 %.
(Baca Juga: Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan Akan Bangun Citra Positif Wisata )
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan infrastruktur pada setiap KSPN direncanakan secara terpadu baik penataan kawasan, jalan, penyediaan air baku dan air bersih, pengelolaan sampah, sanitasi, dan perbaikan hunian penduduk melalui sebuah rencana induk pembangunan infrastruktur.
“Untuk pariwisata, pertama yang harus diperbaiki infrastrukturnya, kemudian amenities dan event, baru promosi besar-besaran. Kalau hal itu tidak siap, wisatawan datang sekali dan tidak akan kembali lagi. Itu yang harus kita jaga betul. Prinsipnya adalah merubah wajah kawasan dilakukan dengan cepat, terpadu, dan memberikan dampak bagi ekonomi lokal dan nasional,” kata Menteri Basuki di Jakarta.
Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Daerah Istimewa Yogyakarta Ditjen Cipta Karya di Tahun 2020, telah menganggarkan sebesar Rp21,3 miliar untuk membangun Gerbang Klangon di Kabupaten Kulonprogo Daerah Istimewa Yogyakarta dengan lingkup pekerjaan berupa pembangunan Gerbang Klangon, dan Pembangunan Rest Area Klangon. Pembangunan yang dimulai 6 Maret 2020 dan selesai pada 30 November 2020 tersebut saat ini progresnya mencapai 22,7 %.
Lihat Juga :