Wall Street Dibuka Naik Usai Rilis Data Penjualan Ritel
Jum'at, 14 Oktober 2022 - 21:39 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, Departemen Perdagangan AS merilis angka penjualan ritel periode September 2022 yang secara tak terduga masih stagnan dibanding bulan sebelumnya. Hal ini dipicu lonjakan inflasi dan tren kenaikan suku bunga yang secara cepat menghambat permintaan barang.
Secara bulanan (MoM), penjualan ritel AS naik 0,4% dari bulan sebelumnya sebesar 0,2%. Sedangkan secara tahunan (year on year/YoY) penjualan ritel sebesar 8,41% atau lebih rendah dari tahun lalu di level 9,44%
Pasar mencerna kenaikan harga ditambah lonjakan suku bunga bank sentral AS Federal Reserve atau The Fed yang membuat permintaan menurun.
Hal itu tampak juga menjadi katalis bagi para pelaku pasar modal mengingat angka ritel yang rendah adalah tujuan The Fed demi membawa inflasi sesuai target di kisaran 2%.
Baca juga: Usai Pandemi Terbitlah Resesi, Ini Langkah Pengusaha Mal Agar Bisnis Tak Mati
Secara bulanan (MoM), penjualan ritel AS naik 0,4% dari bulan sebelumnya sebesar 0,2%. Sedangkan secara tahunan (year on year/YoY) penjualan ritel sebesar 8,41% atau lebih rendah dari tahun lalu di level 9,44%
Pasar mencerna kenaikan harga ditambah lonjakan suku bunga bank sentral AS Federal Reserve atau The Fed yang membuat permintaan menurun.
Hal itu tampak juga menjadi katalis bagi para pelaku pasar modal mengingat angka ritel yang rendah adalah tujuan The Fed demi membawa inflasi sesuai target di kisaran 2%.
Baca juga: Usai Pandemi Terbitlah Resesi, Ini Langkah Pengusaha Mal Agar Bisnis Tak Mati
Lihat Juga :