Penyediaan Akses Air Bersih, IWF Incar Dana Rp15 Triliun
Senin, 17 Oktober 2022 - 13:44 WIB
loading...
Menteri BUMN Erick Thohir. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
NUSA DUA - Pemerintah meluncurkan program Indonesia Water Fund (IWF) sebagai upaya memperbaiki akses air bersih kepada masyarakat. Adapun dana awal ditargetkan sebesar USD1 miliar atau sekitar Rp15 triliun.
"Dana tersebut bersumber dari non-APBN, yaitu dari mitra strategis untuk memperbaiki akses air bersih bagi 40 juta jiwa rakyat Indonesia," ungkap Erick saat gelaran SOE International Conference, Muda Dua, Bali, Senin (17/10/2022).
Baca Juga: Diterjang Banjir dan Hujan Lebat, 5 Kecamatan di Lebak Kesulitan Air Bersih
Erick menjelaskan program tersebut diinisiasi Kementerian BUMN melalui sinergi Holding BUMN Danareksa terdiri dari Danareksa, Nindya Karya, Perum Jasa Tirta 1, dan Perum Jasa Tirta untuk menghadirkan sambungan air ke berbagai wilayah di Indonesia.
"Prinsip IWF di antaranya penyediaan platform investasi yang mudah direplikasi, sehingga penambahan sambungan rumah untuk percepatan akses air bersih akan dapat terus menerus ditingkatkan," ujar dian
"Dana tersebut bersumber dari non-APBN, yaitu dari mitra strategis untuk memperbaiki akses air bersih bagi 40 juta jiwa rakyat Indonesia," ungkap Erick saat gelaran SOE International Conference, Muda Dua, Bali, Senin (17/10/2022).
Baca Juga: Diterjang Banjir dan Hujan Lebat, 5 Kecamatan di Lebak Kesulitan Air Bersih
Erick menjelaskan program tersebut diinisiasi Kementerian BUMN melalui sinergi Holding BUMN Danareksa terdiri dari Danareksa, Nindya Karya, Perum Jasa Tirta 1, dan Perum Jasa Tirta untuk menghadirkan sambungan air ke berbagai wilayah di Indonesia.
"Prinsip IWF di antaranya penyediaan platform investasi yang mudah direplikasi, sehingga penambahan sambungan rumah untuk percepatan akses air bersih akan dapat terus menerus ditingkatkan," ujar dian
Lihat Juga :