Megaproyek Kilang Nasional Diyakini Bisa Selesai Tepat Waktu
Senin, 06 Juli 2020 - 12:58 WIB
loading...
A
A
A
Mamit menambahkan, megaproyek kilang tersebut sesuai dengan visi Pemerintah dalam menjaga ketahanan energi nasional. "Ini merupakan satu program strategis yang harus tetap dilanjutkan dalam rangka kemandirian energi Indonesia dimana melalui program ini kapasitas pengolahan kilang kita menjadi 1,8 juta BPD dan produksi fuel menjadi 1,5 juta BPD dari saat ini hanya 600.000 BPD pada tahun 2027," paparnya.
(Baca Juga: Ajib, JIka 5 Kilang Pertamina Beres Indonesia Jadi Eksportir BBM)
Dia menambahkan, program RDMP dan GRR ini juga menunjukkan keseriusan pemerintah dan Pertamina dalam mempersiapkan bahan bakar ramah lingkungan dimana produk yang dihasilkan sudah standard EURO V.
Dengan progress pembangunan yang sudah berjalan seperti Kilang Balikpapan, pihaknya optimis Pertamina akan sanggup menyelesaikan mega proyek tersebut sesuai target yang diberikan oleh pemerintah.
"Pekerjaan pembangunan kilang baik itu RDMP maupun GRR tidaklah mudah. Banyak tantangan yang harus dilalui seperti persoalan keterbatasan lahan, investasi yang besar, profit jangka panjang, kompleksitas perijinan dan yang pasti sulitnya mencari mitra strategis. Pembangunan Kilang ini juga harus terintegrasi dengan produk Petrokimia agar semua manfaat dari minyak mentah bisa digunakan," ucapnya.
(Baca Juga: Ajib, JIka 5 Kilang Pertamina Beres Indonesia Jadi Eksportir BBM)
Dia menambahkan, program RDMP dan GRR ini juga menunjukkan keseriusan pemerintah dan Pertamina dalam mempersiapkan bahan bakar ramah lingkungan dimana produk yang dihasilkan sudah standard EURO V.
Dengan progress pembangunan yang sudah berjalan seperti Kilang Balikpapan, pihaknya optimis Pertamina akan sanggup menyelesaikan mega proyek tersebut sesuai target yang diberikan oleh pemerintah.
"Pekerjaan pembangunan kilang baik itu RDMP maupun GRR tidaklah mudah. Banyak tantangan yang harus dilalui seperti persoalan keterbatasan lahan, investasi yang besar, profit jangka panjang, kompleksitas perijinan dan yang pasti sulitnya mencari mitra strategis. Pembangunan Kilang ini juga harus terintegrasi dengan produk Petrokimia agar semua manfaat dari minyak mentah bisa digunakan," ucapnya.
Lihat Juga :