Lakukan Rights Issue, IATA Targetkan Kenaikan Produksi Batu Bara 60%
Rabu, 19 Oktober 2022 - 14:33 WIB
loading...
Tahun depan produksi batu bara IATA ditargetkan naik 60%. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT MNC Energy Investments Tbk ( IATA) memulai pelaksanaan rights issue (penawaran umum terbatas) atau hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) setelah mendapat pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo menargetkan kenaikan produksi batu bara hingga 60% tahun depan.
Baca juga: IHSG Hari Ini Dibuka Perkasa, Saham IATA Melonjak 5%
“Terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa, OJK telah menyetujui right issue PT MNC Energy Investments Tbk (IATA),” ujar Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo, Rabu (19/10/2022).
IATA akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 14.840.555.748 Saham Seri B yang ditawarkan sebesar Rp180 dengan rasio 10:13 (10 saham yang dimiliki berhak untuk mendapatkan 13 HMETD).
Hary menjelaskan, IATA menargetkan meraih dana sekitar USD170 juta untuk mengembangkan operasinya. “Produksi batu bara ditargetkan naik setidaknya 60% tahun depan,” papar Hary.
Baca juga: IHSG Hari Ini Dibuka Perkasa, Saham IATA Melonjak 5%
“Terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa, OJK telah menyetujui right issue PT MNC Energy Investments Tbk (IATA),” ujar Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo, Rabu (19/10/2022).
IATA akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 14.840.555.748 Saham Seri B yang ditawarkan sebesar Rp180 dengan rasio 10:13 (10 saham yang dimiliki berhak untuk mendapatkan 13 HMETD).
Hary menjelaskan, IATA menargetkan meraih dana sekitar USD170 juta untuk mengembangkan operasinya. “Produksi batu bara ditargetkan naik setidaknya 60% tahun depan,” papar Hary.
Lihat Juga :