Penjelasan Kalung Eucalyptus Antivirus Corona, Kandungannya Sama dengan Inhaler
Senin, 06 Juli 2020 - 13:49 WIB
loading...
A
A
A
Sambung Fadjry menambahkan, berdasarkan pengalaman pasien yang sempat terpapar Covid-19 menyampaikan bahwa kalung Anti Virus Corona ini terbukti efektif. "Tadi Prof Sulis (mantan pasien yang terinfeksi Covid-19), mengatakan ini (Kalung Anti Virus) bagus untuk menghindari paparan dari gejala Covid-19," katanya.
Ia juga menjelaskan produk kalung aromaterapi Balitbangtan diformulasikan berbasis minyak eucalyptus sp dan didesain dengan teknologi nano dalam bentuk serbuk dan dikemas kantong berpori. "Dengan teknologi nano, ukuran partikel bahan aktif menjadi sangat kecil dan luas permukaannya menjadi sangat besar. Dengan demikian luas bidang kontaknya menjadi sangat besar dan dapat menekan penggunaan bahan aktif," paparnya.
Tak hanya itu, ia juga menepis terkait hebohnya Kementan memproduksi massal kalung aromaterapi bermerk antivirus. "Terdapat beberapa hal yang harus kami luruskan, Kementan adalah lembaga pemerintahan, bukan perusahaan sehingga tidak mungkin memproduksi suatu produk. Kementan dalam hal ini adalah penghasil teknologi termasuk produk eucalyptus," ucap dia.
Sebagai lembaga pemerintah yang diberikan mandat melakukan penelitian dan pengembangan, termasuk meneliti potensi eucalyptus yang merupakan salah satu jenis tanaman atsiri. "Nah minyak Atsiri ini umumnya memiliki aktivitas kemampuan sebagai antimikroba, antivirus, antikanker, antiksidan, anti inflamasi dan peningkat daya tahan tubuh," katanya.
Ia juga menjelaskan produk kalung aromaterapi Balitbangtan diformulasikan berbasis minyak eucalyptus sp dan didesain dengan teknologi nano dalam bentuk serbuk dan dikemas kantong berpori. "Dengan teknologi nano, ukuran partikel bahan aktif menjadi sangat kecil dan luas permukaannya menjadi sangat besar. Dengan demikian luas bidang kontaknya menjadi sangat besar dan dapat menekan penggunaan bahan aktif," paparnya.
Tak hanya itu, ia juga menepis terkait hebohnya Kementan memproduksi massal kalung aromaterapi bermerk antivirus. "Terdapat beberapa hal yang harus kami luruskan, Kementan adalah lembaga pemerintahan, bukan perusahaan sehingga tidak mungkin memproduksi suatu produk. Kementan dalam hal ini adalah penghasil teknologi termasuk produk eucalyptus," ucap dia.
Sebagai lembaga pemerintah yang diberikan mandat melakukan penelitian dan pengembangan, termasuk meneliti potensi eucalyptus yang merupakan salah satu jenis tanaman atsiri. "Nah minyak Atsiri ini umumnya memiliki aktivitas kemampuan sebagai antimikroba, antivirus, antikanker, antiksidan, anti inflamasi dan peningkat daya tahan tubuh," katanya.
(akr)
Lihat Juga :