Profil 4 Perusahaan India Pembeli Minyak Mentah Rusia

Kamis, 20 Oktober 2022 - 16:54 WIB
loading...
A A A
1. Hindustan Petroleum

Hindustan Petroleum Corporation Limited merupakan perusahaan penyulingan minyak dan gas India yang berkantor pusat di Mumbai. Sejak 2018, ONGC telah memiliki saham mayoritas di perusahaan tersebut. Perusahaan ini menempati peringkat 367 dalam daftar Fortune Global 500 perusahaan terbesar dunia per 2016.

Penyuling negara asal India itu tercatat telah membeli 2 juta barel Ural Rusia untuk pemuatan Mei, menurut sumber perdagangan pekan lalu.

2. Indian Oil Corp

Indian Oil Corporation Limited yang juga dikenal sebagai IndianOil adalah perusahaan minyak bumi dan gas alam milik pemerintah India yang berkantor pusat di New Delhi. IndianOil adalah perusahaan minyak komersial terbesar di negara India.

Pada Mei 2018, IndianOil (IOCL) menjadi perusahaan pemerintah paling menguntungkan di India untuk tahun kedua secara berturut-turut, dengan mencetak rekor keuntungan. Pada Februari 2020, perusahaan menandatangani kesepakatan dengan perusahaan minyak Rusia, Rosneft untuk membeli 140.000 barel per hari minyak mentah pada tahun 2020.

Sejak Perang Rusia Ukraina pecah pada 24 Februari lalu, Penyuling utama asal India itu telah membeli 6 juta barel Ural. Selain itu mereka kontrak suppply dengan Rosneft hingga 15 juta barel minyak mentah Rusia pada tahun 2022.

Namun, penyuling yang juga membeli minyak mentah atas nama anak perusahaannya di Chennai Petroleum, telah mengecualikan beberapa minyak mentah sulfur tinggi, termasuk Ural dari tender terbarunya, menurut sumber perdagangan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ekspor Minyak Venezuela...
Ekspor Minyak Venezuela Melesat jadi 1,25 Juta Barel per Hari, AS hingga Eropa Rebutan
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Tiga Kapal Tanker Tujuan...
Tiga Kapal Tanker Tujuan China dan India Diam-diam Tinggalkan Selat Hormuz, Begini Caranya
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
India Kembali Naikkan...
India Kembali Naikkan Harga BBM, Sudah 4 Kali dalam Dua Pekan
10 Negara dengan Ketergantungan...
10 Negara dengan Ketergantungan Sumber Daya Alam Tertinggi di Dunia, Ada Indonesia?
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
Rekomendasi
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved