Profil 4 Perusahaan India Pembeli Minyak Mentah Rusia

Kamis, 20 Oktober 2022 - 16:54 WIB
loading...
A A A
3. Mangalore Refinery and Petrochemicals

Mangalore Refinery and Petrochemicals Limited adalah sebuah divisi dari Oil and Natural Gas Corporation yang berada di bawah kepemilikan Ministry of Petroleum and Natural Gas dari Pemerintah India. Didirikan pada tahun 1988, kilang minyak mereka terletak di Katipalla, utara dari pusat Mangalore.

Terpanntau penyuling India yang dikelola negara itu telah membeli 1 juta barel minyak mentah Ural Rusia untuk pemuatan Mei melalui tender dari pedagang Eropa. Pembelian yang terbilang langka itu diterangkan karena dorongan harga diskon yang ditawarkan Rusia untuk minyak mentahnya.

4. Nayara Energy

Nayara Energy Limited adalah perusahaan minyak hilir swasta yang berbasis di Mumbai, India yang sektor bisnisnya mencakup penyulingan, pemasaran, produksi, dan jaringan lebih dari 6.000 outlet bahan bakar ritel di India. Mereka mengoperasikan kilang minyak terbesar kedua India di Vadinar, Gujarat.

Penyuling swasta India yang sebagian juga dimiliki oleh Rosneft, kembali membeli minyak Rusia setelah jeda selama satu tahun. Nayara Energy membeli sekitar 1,8 juta barel Ural dari pedagang Trafigura.

Perusahaan-perusahaan India terus mengambil minyak Rusia karena tersedia dengan diskon besar-besaran setelah beberapa perusahaan dan negara menghindari pembelian dari Moskow karena sanksi atas invasinya ke Ukraina.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Ekspor Minyak Venezuela...
Ekspor Minyak Venezuela Melesat jadi 1,25 Juta Barel per Hari, AS hingga Eropa Rebutan
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Tiga Kapal Tanker Tujuan...
Tiga Kapal Tanker Tujuan China dan India Diam-diam Tinggalkan Selat Hormuz, Begini Caranya
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
India Kembali Naikkan...
India Kembali Naikkan Harga BBM, Sudah 4 Kali dalam Dua Pekan
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
Rekomendasi
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
Peter Phillips Resmi...
Peter Phillips Resmi Menikah, Absennya Pangeran Harry Jadi Sorotan
Berita Terkini
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved