Rupiah Babak Belur Melemah Rp15.571 per Dolar AS

Kamis, 20 Oktober 2022 - 18:30 WIB
loading...
Rupiah Babak Belur Melemah...
Nilai tukar rupiah ditutup melemah atas dolar AS dalam perdagangan sore ini, Kamis (20/10/2022). FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah ditutup melemah 73 poin di level Rp 15.571 atas dolar Amerika Serikat (AS) dalam perdagangan sore ini, Kamis (20/10/2022).

Pengamat Pasar Uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan faktor internal menjadi pemicu mata uang garuda melemah lantaran perekonomian global diliputi kegelapan. Meski begitu, pelemahan rupiah saat ini masih relatif terbatas dan saat ini masih dalam angka under value.

"Artinya, kondisi saat ini lebih sangat dipengaruhi faktor sentimen," ujar Ibrahim dalam keterangan resminya, Kamis (20/10/2022).

Baca Juga: Rupiah Makin Parah, Hari Ini Jatuh ke Posisi Rp15.498 per USD

Menurut dia penguatan dolar AS yang terjadi saat ini, bukan hanya terjadi terhadap nilai tukar rupiah, tapi juga mata uang negara lain, sehingga pemerintah dan Bank Indonesia tidak perlu panik dalam menyikapi pelemahan mata uang rupiah ini.

Sementara itu, dari sisi eksternal dolar AS menjulang di atas mata uang utama karena imbal hasil treasury AS 10 tahun naik menjadi 4,154%, level tertinggi sejak pertengahan 2008, sementara pasar tetap waspada terhadap tanda-tanda intervensi Bank of Japan.

"Bulan lalu, Jepang melakukan intervensi di pasar valuta asing untuk membeli yen untuk pertama kalinya sejak 1998, dalam upaya untuk menopang mata uang yang babak belur," kata Ibrahim.

Baca Juga: Jaga Inflasi dan Rupiah, BI Naikkan Suku Bunga Jadi 4,25%

Ia menambahkan, faktor dolar menguat lantaran semalam pejabat Fed melanjutkan retorika hawkish mereka, karena Presiden Federal Reserve Bank of Minneapolis Neel Kashkari mengatakan bahwa permintaan pasar kerja AS tetap kuat dan tekanan inflasi yang mendasari belum mencapai puncaknya.

Di samping itu, ia memprediksi, untuk perdagangan besok, Jumat (21/10) rupiah dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp 15.550 - Rp 15.600.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Kritis, Hari...
Rupiah Kritis, Hari Ini Berakhir Ambruk ke Rp17.995 per Dolar AS
Rupiah Ambruk Dekati...
Rupiah Ambruk Dekati Rp18.000, Dolar AS Masih Terlalu Perkasa
Rekor Terburuk Sejak...
Rekor Terburuk Sejak 1986! Yen Jepang Hancur Lebur ke Titik Terendah
Rupiah Hari Ini Terkapar...
Rupiah Hari Ini Terkapar ke Rp17.907 per Dolar AS, Analis Ungkap Sebabnya
Ekonom Bank Mandiri...
Ekonom Bank Mandiri Ungkap Kunci Penguatan Rupiah dan Rebound IHSG, Fundamental Ekonomi Solid
Rupiah Jeblok Lagi,...
Rupiah Jeblok Lagi, Dolar AS Makin Dekati Level Rp18.000
The Changcuters Bakal...
The Changcuters Bakal Naikkan Tarif Manggung Imbas Ekonomi Lesu?
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Maia Estianty Soroti...
Maia Estianty Soroti Dolar Tembus Rp18.000, Curhat soal Pajak
Rekomendasi
Bea Cukai Pantoloan...
Bea Cukai Pantoloan Gagalkan Peredaran 224 Ribu Batang Rokok Ilegal di Palu
Pemprov DKI Luncurkan...
Pemprov DKI Luncurkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Bisa Prediksi hingga 3 Hari
Sudah Pulang dari Rumah...
Sudah Pulang dari Rumah Sakit, Begini Kondisi Haji Bolot usai Kena Serangan Jantung
Berita Terkini
Elnusa Petrofin Salurkan...
Elnusa Petrofin Salurkan Perdana Biosolar B50 untuk Sektor Industri
Singapura Mulai Proyek...
Singapura Mulai Proyek Raksasa Lawan Kenaikan Permukaan Laut
M2P Fintech Dorong Industri...
M2P Fintech Dorong Industri Keuangan Perkuat Sistem Anti-Fraud Berbasis AI
Intip Kontribusi Vokasi...
Intip Kontribusi Vokasi Sampoerna Karya Bangsa untuk Cetak SDM Unggul
Said Iqbal Minta Pajak...
Said Iqbal Minta Pajak JHT Dihapus bagi Seluruh Penerima
Sinergi Berkelanjutan,...
Sinergi Berkelanjutan, bank bjb Dukung Percepatan Program Rumah Layak Huni melalui BSPS 2026
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved