Dibayangi Langkah The Fed, IHSG Hari Ini Diprediksi Loyo
Jum'at, 21 Oktober 2022 - 07:40 WIB
loading...
IHSG hari ini diprediksi melemah. Foto/Dok Antara
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini berpotensi mengalami pelemahan pada sepanjang perdagangan. Indeks saham diperkirakan berada di kisaran 6.889 - 7.028.
Penasihat Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) sekaligus analis MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan, IHSG dibayangi oleh kuatnya data Weekly Jobless Claims dan komentar dari presiden Federal Reserve Bank of Philadelphia Patrick Harker bahwa bank sentral Amerika Serikat (AS) The Fed belum berhenti untuk menaikkan suku bunganya.
"Mendorong kembali kejatuhan DJIA di hari kedua sebesar 0,30% seiring naiknya yield obligasi AS tenor 10 tahun yang mencapai level tertinggi selama 14 tahun terakhir sejak Juli 2008, berpotensi menjadi sentimen negatif bagi perdagangan Jumat ini," terang Edwin dalam risetnya, Jumat (21/10/2022).
Baca juga: BI Kerek Suku Bunga 50 Bps, IHSG Melesat 1,75% ke 6.980
Dia melanjutkan, penurunan DJIA dikombinasikan dengan turunnya harga beberapa komoditas seperti emas 0,13%, minyak 1,01%, CPO 0,63% dan timah turun di hari keempat sebesar 0,57%.
Penasihat Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) sekaligus analis MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan, IHSG dibayangi oleh kuatnya data Weekly Jobless Claims dan komentar dari presiden Federal Reserve Bank of Philadelphia Patrick Harker bahwa bank sentral Amerika Serikat (AS) The Fed belum berhenti untuk menaikkan suku bunganya.
"Mendorong kembali kejatuhan DJIA di hari kedua sebesar 0,30% seiring naiknya yield obligasi AS tenor 10 tahun yang mencapai level tertinggi selama 14 tahun terakhir sejak Juli 2008, berpotensi menjadi sentimen negatif bagi perdagangan Jumat ini," terang Edwin dalam risetnya, Jumat (21/10/2022).
Baca juga: BI Kerek Suku Bunga 50 Bps, IHSG Melesat 1,75% ke 6.980
Dia melanjutkan, penurunan DJIA dikombinasikan dengan turunnya harga beberapa komoditas seperti emas 0,13%, minyak 1,01%, CPO 0,63% dan timah turun di hari keempat sebesar 0,57%.
Lihat Juga :