5 Jenis Bisnis Tahan Banting Kena Resesi, Cek Yuk!
Jum'at, 21 Oktober 2022 - 14:14 WIB
loading...
A
A
A
2. Usaha yang terkait dengan kesehatan. Sekalipun terjadi resesi ekonomi ketka orang sakit maka tetap dibutuhkan jasa kesehatan untuk menyembuhkannya. Di samping itu orang juga tetap akan membutuhkan jasa layanan kesehatan untuk tetap menjaga kesehatan.
3. Bisnis yang terkait dengan dunia digital dan teknologi informasi. Pandemi covid-19 telah membuat bisnis digital dan teknologi komunikasi berkembanag pesat.
Apa yang sudah menjadi kebiasaan masyarakat dengan dunia digital dan informasi yang membuat segala sesuatunya menjadi lebih cepat, efisien, dan murah akan terus menjadi kebiasaan sekalipun terjadi krisis atau resesi ekonomi.
4. Usaha yang terkait dengan kebutuhan anak. Bagaimanapun keadaannya orangtua tetap akan memperhatikan kebutuhan anaknya.
Maka bisnis yang terkait dengan kebutuhan anak makanan dan minuman khusus untuk anak, pakaian anak, kursus-kursus, dan lain-lain akan tetap bertahan di tengah resesi ekonomi.
5. Memilih pekerjaan bebas (freelance) atau perusahaan yang memberlakukan Work From Home (WFH). Situasi krisis perusahaan enggan merekrut karyawan tetap, mereka lebih banyak mempekerjakan karyawan lepas dan lebih banyak menerapkan bekerja dari rumah karena lebih efisien.
3. Bisnis yang terkait dengan dunia digital dan teknologi informasi. Pandemi covid-19 telah membuat bisnis digital dan teknologi komunikasi berkembanag pesat.
Apa yang sudah menjadi kebiasaan masyarakat dengan dunia digital dan informasi yang membuat segala sesuatunya menjadi lebih cepat, efisien, dan murah akan terus menjadi kebiasaan sekalipun terjadi krisis atau resesi ekonomi.
4. Usaha yang terkait dengan kebutuhan anak. Bagaimanapun keadaannya orangtua tetap akan memperhatikan kebutuhan anaknya.
Maka bisnis yang terkait dengan kebutuhan anak makanan dan minuman khusus untuk anak, pakaian anak, kursus-kursus, dan lain-lain akan tetap bertahan di tengah resesi ekonomi.
5. Memilih pekerjaan bebas (freelance) atau perusahaan yang memberlakukan Work From Home (WFH). Situasi krisis perusahaan enggan merekrut karyawan tetap, mereka lebih banyak mempekerjakan karyawan lepas dan lebih banyak menerapkan bekerja dari rumah karena lebih efisien.
Lihat Juga :