Pelaksana Pendamping Petani Milenial Jatim Raih Penghargaan Mentan
Minggu, 23 Oktober 2022 - 19:05 WIB
loading...
Rikha Fuadah sebagai Fasilitator (kiri) dan Putri Hikmah S sebagai Financial Advisor (dua kiri) bersama pemenang lain seusai menerima penghargaan dari Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.
A
A
A
JAKARTA - Sejumlah unsur pelaksana Program Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS) di Provinsi Jawa Timur meraih Penghargaan Terbaik 2022 dari Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo, yang diserahkan pada Sarasehan Petani Milenial II 2022 di Makassar, belum lama ini.
Mereka adalah Rikha Fuadah selaku Fasilitator; Putri Hikmat S (Financial Advisor); Choirul Umam (Mobilizer) Dinas Pertanian Pasuruan (District Implementation Team/DIT); dan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Gondang (Business Development Services Provider/BDSP).
Mereka bagian dari upaya Kementerian Pertanian (Kementan) untuk mewujudkan regenerasi petani serta melahirkan wirausahawan milenial di sektor pertanian. Kementan bersama International Fund for Agricultural Development (IFAD) berupaya menciptakan petani dan wirausahawan milenial tangguh melalui Program YESS.
(Baca juga:Membangkitkan Petani Milenial)
Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan (BPPSDMP) sebagai Penanggung Jawab Program YESS juga leading facilitator petani milenial melaksanakan Program YESS pada empat provinsi: Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Selatan. Sementara Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) selaku Provincial Project Implementation Unit (PPIU) seperti Polbangtan Malang selaku PPIU Jatim.
Dalam keterangan tertulisnya, Minggu (23/10/2022), Mentan Syahrul Yasin Limpo meyakini bahwa Indonesia semakin kuat dan siap menghadapi tantangan pertanian ke depan, karena ada petani milenial. “Kita hadir di sini tentu saja sebuah rahmat Tuhan yang luar bisa, terutama anak-anakku milenial. Insyaallah ibu bapakmu dan keluargamu tenang,” kata Mentan di Makassar, belum lama ini, saat membuka Sarasehan Petani Milenial II Tahun 2022 bertajuk ´Mendukung Antisipasi Krisis Pangan Global´.
Mentan Syahrul menututurkan, kegiatan sarasehan merupakan pertemuan yang bertujuan menyatukan hati dan emosional untuk bertekad mengawal bangsa dan kehidupan rakyat.
Mereka adalah Rikha Fuadah selaku Fasilitator; Putri Hikmat S (Financial Advisor); Choirul Umam (Mobilizer) Dinas Pertanian Pasuruan (District Implementation Team/DIT); dan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Gondang (Business Development Services Provider/BDSP).
Mereka bagian dari upaya Kementerian Pertanian (Kementan) untuk mewujudkan regenerasi petani serta melahirkan wirausahawan milenial di sektor pertanian. Kementan bersama International Fund for Agricultural Development (IFAD) berupaya menciptakan petani dan wirausahawan milenial tangguh melalui Program YESS.
(Baca juga:Membangkitkan Petani Milenial)
Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan (BPPSDMP) sebagai Penanggung Jawab Program YESS juga leading facilitator petani milenial melaksanakan Program YESS pada empat provinsi: Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Selatan. Sementara Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) selaku Provincial Project Implementation Unit (PPIU) seperti Polbangtan Malang selaku PPIU Jatim.
Dalam keterangan tertulisnya, Minggu (23/10/2022), Mentan Syahrul Yasin Limpo meyakini bahwa Indonesia semakin kuat dan siap menghadapi tantangan pertanian ke depan, karena ada petani milenial. “Kita hadir di sini tentu saja sebuah rahmat Tuhan yang luar bisa, terutama anak-anakku milenial. Insyaallah ibu bapakmu dan keluargamu tenang,” kata Mentan di Makassar, belum lama ini, saat membuka Sarasehan Petani Milenial II Tahun 2022 bertajuk ´Mendukung Antisipasi Krisis Pangan Global´.
Mentan Syahrul menututurkan, kegiatan sarasehan merupakan pertemuan yang bertujuan menyatukan hati dan emosional untuk bertekad mengawal bangsa dan kehidupan rakyat.
Lihat Juga :