Pasar Saham Menurun, Bursa Kripto Ini Dapat Izin Operasi di 7 Negara
Senin, 24 Oktober 2022 - 22:22 WIB
loading...
A
A
A
Meski perdagangan kripto telah dilakukan, di Indonesia bursa untuk kripto sendiri belum ada. Kementerian Perdagangan masih menargetkan bursa untuk komoditas uang digital tersebut dapat terbentuk tahun ini. Menurut Wamendag, proses pembentukan bursa tersebut kini masih dalam tahap verifikasi dan validasi.
Kehadiran bursa akan berperan untuk mengawasi perdagangan aset kripto. Adanya bursa juga akan menghadirkan kliring, dan medium penyimpanan aset.
Lembaga tersebut akan berfungsi untuk memastikan pencatatan aset kripto yang akurat, memastikan dana nasabah aman, dan juga akan tersedianya tempat penyimpanan aset kripto.
Baca juga: Pencurian Besar-besaran Uang Kripto Terjadi, Sistem Blockchain Dimatikan
Sementara itu di dunia, Binance yang mengklaim sebagai bursa kripto terbesar berdasarkan volume, pada tahun ini terus memperluas operasinya di berbagai negara dan kawasan seperti Timur Tengah dan Eropa.
Terlepas dari kondisi pasar saham yang menurun (bear market) pada tahun 2022, pemerintah dari beberapa negara telah memberikan izin bagi Binance untuk beroperasi di negara mereka. Dikutip dari cryptotvplus.com, berikut ini 7 negara yang memberikan lisensi bagi Binance pada tahun 2022:
1. Prancis
Pada 5 Mei 2022, Binance France menerima registrasi sebagai Penyedia Layanan Aset Digital (DASP) oleh Autorité des marchés financiers (AMF) dengan persetujuan dari Autorité de Contrôle Prudentiel et de Résolution (ACPR). Ini adalah pertama kalinya perusahaan kripto mendapat lisensi untuk beroperasi di negara Eropa.
AMF dan ACPR merupakan organisasi di Prancis yang mengatur pasar keuangan Prancis dan memantau "bank dan perusahaan asuransi". Menurut tim Binance, izin tersebut menjadikan Binance France sebagai badan hukum di Prancis.
2. Bahrain
Pada 24 Mei 2022, Binance Bahrain menerima lisensi Kategori 4 sebagai penyedia layanan aset kripto (CASP) dari Bank Sentral Bahrain (CBB). Lisensi Kategori 4 ini merupakan yang pertama diberikan untuk perusahaan kripto di Bahrain.
Kehadiran bursa akan berperan untuk mengawasi perdagangan aset kripto. Adanya bursa juga akan menghadirkan kliring, dan medium penyimpanan aset.
Lembaga tersebut akan berfungsi untuk memastikan pencatatan aset kripto yang akurat, memastikan dana nasabah aman, dan juga akan tersedianya tempat penyimpanan aset kripto.
Baca juga: Pencurian Besar-besaran Uang Kripto Terjadi, Sistem Blockchain Dimatikan
Sementara itu di dunia, Binance yang mengklaim sebagai bursa kripto terbesar berdasarkan volume, pada tahun ini terus memperluas operasinya di berbagai negara dan kawasan seperti Timur Tengah dan Eropa.
Terlepas dari kondisi pasar saham yang menurun (bear market) pada tahun 2022, pemerintah dari beberapa negara telah memberikan izin bagi Binance untuk beroperasi di negara mereka. Dikutip dari cryptotvplus.com, berikut ini 7 negara yang memberikan lisensi bagi Binance pada tahun 2022:
1. Prancis
Pada 5 Mei 2022, Binance France menerima registrasi sebagai Penyedia Layanan Aset Digital (DASP) oleh Autorité des marchés financiers (AMF) dengan persetujuan dari Autorité de Contrôle Prudentiel et de Résolution (ACPR). Ini adalah pertama kalinya perusahaan kripto mendapat lisensi untuk beroperasi di negara Eropa.
AMF dan ACPR merupakan organisasi di Prancis yang mengatur pasar keuangan Prancis dan memantau "bank dan perusahaan asuransi". Menurut tim Binance, izin tersebut menjadikan Binance France sebagai badan hukum di Prancis.
2. Bahrain
Pada 24 Mei 2022, Binance Bahrain menerima lisensi Kategori 4 sebagai penyedia layanan aset kripto (CASP) dari Bank Sentral Bahrain (CBB). Lisensi Kategori 4 ini merupakan yang pertama diberikan untuk perusahaan kripto di Bahrain.
Lihat Juga :