Wall Street Menguat di Tengah Harapan Kebijakan The Fed Akan Melunak
Selasa, 25 Oktober 2022 - 07:38 WIB
loading...
A
A
A
Di antara 11 sektor utama di S&P 500, sembilan ditutup hijau, dengan layanan kesehatan (.SPXHC) menikmati persentase kenaikan terbesar. Material (.SPLRCM) dan real estate (.SPLRCR) mengakhiri sesi di wilayah negatif.
Saham Tesla Inc (TSLA.O) turun 1,5% setelah pembuat mobil listrik memangkas harga untuk mobil Model 3 dan Model Y sebanyak 9% di China, menandakan melemahnya permintaan di pasar mobil terbesar di dunia.
Saham perusahaan China yang terdaftar di AS seperti Pinduoduo (PDD.O), JD.com, dan Baidu Inc anjlok antara 12% dan 25% saat Presiden Xi Jinping memperkenalkan Komite Tetap Politbiro baru yang diisi dengan loyalis.
"Berita yang keluar dari China membuat Anda berpikir akan ada China yang lebih tegas jika bukan antagonis di masa depan kita," tambah Tuz.
"Tapi masih terlalu dini untuk melihat bagaimana hasilnya sejauh mana Anda berinvestasi di masa depan," sambungnya.
Musim pendapatan kuartal ketiga bergeser menjadi overdrive minggu ini. Sejauh ini, hampir seperlima dari perusahaan di S&P 500 telah melaporkan. Dari jumlah tersebut, 74,7% telah memberikan hasil yang mengalahkan konsensus, menurut data Refinitiv.
Analis memperkirakan pertumbuhan pendapatan S&P 500 sebesar 3,0%, secara agregat, turun dari 4,5% pada awal bulan, menurut Refinitiv.
Saham Tesla Inc (TSLA.O) turun 1,5% setelah pembuat mobil listrik memangkas harga untuk mobil Model 3 dan Model Y sebanyak 9% di China, menandakan melemahnya permintaan di pasar mobil terbesar di dunia.
Saham perusahaan China yang terdaftar di AS seperti Pinduoduo (PDD.O), JD.com, dan Baidu Inc anjlok antara 12% dan 25% saat Presiden Xi Jinping memperkenalkan Komite Tetap Politbiro baru yang diisi dengan loyalis.
"Berita yang keluar dari China membuat Anda berpikir akan ada China yang lebih tegas jika bukan antagonis di masa depan kita," tambah Tuz.
"Tapi masih terlalu dini untuk melihat bagaimana hasilnya sejauh mana Anda berinvestasi di masa depan," sambungnya.
Musim pendapatan kuartal ketiga bergeser menjadi overdrive minggu ini. Sejauh ini, hampir seperlima dari perusahaan di S&P 500 telah melaporkan. Dari jumlah tersebut, 74,7% telah memberikan hasil yang mengalahkan konsensus, menurut data Refinitiv.
Analis memperkirakan pertumbuhan pendapatan S&P 500 sebesar 3,0%, secara agregat, turun dari 4,5% pada awal bulan, menurut Refinitiv.
Lihat Juga :