Waduh, Ekspor Mobil Indonesia Kalah Telak dari Thailand

Senin, 06 Juli 2020 - 19:55 WIB
loading...
A A A
"33% kendaraan yang dipasarkan di Asean itu ada di Indonesia jadi kita harusnya kita bisa leading di sana. Kami ingin ulas bagaimana kita harus ambil alih posisi itu dari negara tetangga kita agar bisa mencipatakan lapangan kerja lebih banyak di industri otomotif," ungkapnya.

(Baca Juga: Jokowi Targetkan Ekspor Automotif Capai 1 Juta Unit di 2024 )

Kukuh juga menambahkan, Indonesia perlu meningkatkan sistem sertifikasi pengujian. Sebab, selama ini banyak uji sertifikasi mobil produksi Indonesia dilakukan di luar negeri. Tak hanya perlu memperbanyak fasilitas uji sertifikasi kendaraan, menurutnya uji sertifikasi komponen juga perlu ditingkatkan. Pasalnya, jumlah kendaraan yang beredar sudah semakin luas. (Lihat grafis:
Industri Automotif Rontok Dihantam Pandemi Covid-19)

"Bukan sekedar kendaraannya saja, tapi komponennya pun juga harus ada fasilitas ujinya. Kalau ada fasilitas uji komponen kendaran bermotor kelas dunia, ini potensi industri komponen otomotif Indonesia juga bisa jadi pemain global. Yang tidak terbayangkan, selama ini hanya pikir jual mobilnya, tapi berapa banyak komponen yang dijual untuk after market. Indonesia udah ekspor ke 80 negara di dunia kendaraan bermotor utuh CBU," paparnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gaikindo Minta Stimulus...
Gaikindo Minta Stimulus Semua Jenis Kendaraan, Tak Hanya Mobil Listrik
GIIAS 2025 Dibuka Hari...
GIIAS 2025 Dibuka Hari Ini, Pembuktian Industri Otomotif Masih Menyala
Kredit Macet Meningkat,...
Kredit Macet Meningkat, Penjualan Mobil Baru Lesu di Awal 2024
Penjualan Mobil Baru...
Penjualan Mobil Baru Macet, Kemenperin Usul Insentif Pajak
Astra International...
Astra International Catat Penjualan Mobil Sebanyak 465.869 Unit
Soal Transisi Penggunaan...
Soal Transisi Penggunaan Kendaraan Listrik, Gaikindo: Kita Perlu Belajar dari China
Barisan Mobil Terbaru...
Barisan Mobil Terbaru yang Akan Tampil di GIIAS 2026 Diumumkan
Data GAIKINDO 2026:...
Data GAIKINDO 2026: Sinyal Bahaya bagi Produsen yang Lambat Beradaptasi dengan Listrik
Geliat EV Menguat, BYD...
Geliat EV Menguat, BYD Bidik Peran Strategis di Pasar Indonesia
Rekomendasi
Netizen Jepang Tuding...
Netizen Jepang Tuding BTS Diperlakuan Khusus FIFA di Piala Dunia 2026
Dokter Tifa Siap Terima...
Dokter Tifa Siap Terima Apa Pun Putusan Sela Hari Ini
Bos FBI Temui Prabowo,...
Bos FBI Temui Prabowo, Artefak Papua yang Diselundupkan ke AS Kembali ke Indonesia
Berita Terkini
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved