Berburu Modal, Erick Thohir Dorong Pertamina Geothermal IPO Tahun Ini
Selasa, 25 Oktober 2022 - 19:50 WIB
loading...
Pertamina Geothermal Energy (PGE) didorong IPO tahun ini. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mendorong PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) melantai di bursa (Initial Public Offering/IPO) tahun ini. Namun, perusahaan diminta meningkatkan bisnis di sektor panas bumi.
"Kita berupaya agar PGE bisa mendapatkan akses dana tambahan untuk pengembangan panas bumi, salah satunya dengan go public," ungkap Erick dalam Forum Road to G20 dengan Himpuni, Selasa (25/10/2022).
Menurut dia pemanfaatan sektor geothermal dalam negeri perlu dilakukan secara maksimal. Ia beranggapan, pemanfaatan panas bumi saat ini belum dilakukan secara maksimal sehingg perlu terus didorong untuk meningkatkan bauran EBT.
Baca Juga: PJ Gubernur DKI Sambangi Erick Thohir, Bahas Apa?
Berdasarkan potensi, panas bumi dapat menyediakan listrik mencapai 24 gigawatt (GW), sementara saat ini baru mencapai 2 GW. Sebab itu, panas bumi perlu terus dioptimalkan. Terkait IPO, PGE didorong ditargetkan melantai di bursa pada November - Desember 2022 mendatang. Aksi ini menjadi bagian dari reformasi BUMN senilai USD606 miliar.
"Kita berupaya agar PGE bisa mendapatkan akses dana tambahan untuk pengembangan panas bumi, salah satunya dengan go public," ungkap Erick dalam Forum Road to G20 dengan Himpuni, Selasa (25/10/2022).
Menurut dia pemanfaatan sektor geothermal dalam negeri perlu dilakukan secara maksimal. Ia beranggapan, pemanfaatan panas bumi saat ini belum dilakukan secara maksimal sehingg perlu terus didorong untuk meningkatkan bauran EBT.
Baca Juga: PJ Gubernur DKI Sambangi Erick Thohir, Bahas Apa?
Berdasarkan potensi, panas bumi dapat menyediakan listrik mencapai 24 gigawatt (GW), sementara saat ini baru mencapai 2 GW. Sebab itu, panas bumi perlu terus dioptimalkan. Terkait IPO, PGE didorong ditargetkan melantai di bursa pada November - Desember 2022 mendatang. Aksi ini menjadi bagian dari reformasi BUMN senilai USD606 miliar.
Lihat Juga :