Wall Street Menanjak Naik Didorong Sinyal Surutnya Suku Bunga The Fed

Rabu, 26 Oktober 2022 - 06:57 WIB
loading...
Wall Street Menanjak...
Wall Street ditutup naik tajam pada perdagangan Selasa (25/10) waktu setempat. Ketiga indeks saham utama bursa saham Amerika Serikat (AS) naik untuk sesi ketiga berturut-turut. Foto/Dok
A A A
NEW YORK - Wall Street ditutup naik tajam pada perdagangan Selasa (25/10) waktu setempat. Hal itu karena data ekonomi mengisyaratkan bahwa kebijakan agresif The Fed mulai berlaku, sementara penurunan imbal hasil obligasi mendorong momentum reli.

Baca Juga: Wall Street Dibuka Variatif, Pasar Nantikan Laporan Keuangan Google Cs

Mengutip Reuters, Dow Jones Industrial Average (.DJI) naik 337,12 poin atau 1,07% menjadi 31.836,74. Sedangkan indeks S&P 500 (.SPX) naik 61,77 poin yang setara 1,63% ke level 3.859,11 dan Nasdaq Composite (.IXIC) bertambah 246,50 poin atau 2,25% menjadi 11.199,12.

Ketiga indeks saham utama bursa saham Amerika Serikat (AS) naik untuk sesi ketiga berturut-turut, dengan megacaps terkemuka di pasar memberikan kekuatan paling atas. S&P 500 telah merebut kembali sekitar 8% dari palung penutupan 12 Oktober.

"Ada peningkatan diskusi tentang titik terang untuk kenaikan suku bunga Fed," kata Bill Merz, kepala riset pasar modal di U.S. Bank Wealth Management di Minneapolis.

Merz juga memperingatkan bahwa tidak akan diketahui untuk beberapa waktu inflasi yang tinggi selama beberapa dekade "secara tegas menuju target Fed."

"Kami melihat sedikit penangguhan dalam dolar dan imbal hasil obligasi jangka panjang telah turun sedikit," tambah Merz.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
The Fed Punya Bos Baru!...
The Fed Punya Bos Baru! Sinyal Kenaikan Suku Bunga Bikin Pasar Global Ketar-ketir
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai Pertemuan The Fed, Investor Waspadai Sinyal Hawkish
Sektor Perbankan dan...
Sektor Perbankan dan Keuangan UEA Digoyang Perang AS-Iran, Begini Kondisinya
Gebrakan Baru BRICS:...
Gebrakan Baru BRICS: Integrasikan Mata Uang Digital, Bye-bye Dolar AS?
Rupiah Loyo ke Rp16.798,...
Rupiah Loyo ke Rp16.798, Imbas Trump Dukung Kevin Warsh jadi Bos The Fed
Uni Eropa Bekukan Aset...
Uni Eropa Bekukan Aset Bank Sentral Rusia Tanpa Batas Waktu
Profil Lisa Cook, Gubernur...
Profil Lisa Cook, Gubernur The Fed yang Tuntut Donald Trump karena Dipecat dari Jabatannya
Inflasi Kembali Mengancam,...
Inflasi Kembali Mengancam, The Fed Urung Turunkan Suku Bunga?
Rekomendasi
Haji Bolot Sempat Tolak...
Haji Bolot Sempat Tolak Pakai Kursi Roda Meski Alami Sesak Napas Hebat
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Aliansi UNJ Melawan...
Aliansi UNJ Melawan Gelar Aksi dan Long March
Berita Terkini
Pemutakhiran NIK Jadi...
Pemutakhiran NIK Jadi Kunci Pembebasan PBB-P2 di Jakarta
ESDM Menjawab Isu Pasokan...
ESDM Menjawab Isu Pasokan Batubara Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Pulau Jawa
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved