Gebrakan Baru BRICS: Integrasikan Mata Uang Digital, Bye-bye Dolar AS?

Rabu, 18 Februari 2026 - 16:56 WIB
loading...
Gebrakan Baru BRICS:...
Aliansi ekonomi BRICS tampaknya semakin serius memperkuat kedaulatan finansial mereka, ketika bank sentral India (RBI) secara resmi mengusulkan integrasi mata uang digital. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Aliansi ekonomi BRICS tampaknya semakin serius memperkuat kedaulatan finansial mereka. Kabar terbaru menyebutkan bahwa bank sentral India (RBI) secara resmi mengusulkan integrasi mata uang digital bank sentral (Central Bank Digital Currency atau CBDC) antaranggota BRICS untuk mempermudah transaksi perdagangan lintas negara dan pariwisata.

Langkah ini diprediksi bakal menjadi katalis kuat untuk mengurangi ketergantungan global terhadap Dolar AS, sebuah langkah yang kerap disebut sebagai dedollarisasi.

Menurut sumber internal yang dikutip dari Reuters, bank sentral India telah merekomendasikan agar usulan penyambungan CBDC atau uang digital ini dimasukkan ke dalam agenda utama KTT BRICS 2026. India sendiri dijadwalkan akan menjadi tuan rumah untuk pertemuan bergengsi KTT BRICS tahun ini.

Baca Juga: Dedolarisasi Kian Nyata, BRICS Uji Sistem Pembayaran Baru Tanpa Dolar AS

Jika proposal ini disetujui, ini akan menjadi kali pertama BRICS secara resmi membahas teknis penghubungan mata uang digital nasional mereka -seperti e-rupee milik India dan e-yuan milik China- ke dalam satu ekosistem yang terintegrasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
Rupiah Keok Meski BI...
Rupiah Keok Meski BI Rate Naik Lagi, Dolar AS Tembus Rp17.848
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Pembelian Dolar AS Diperketat,...
Pembelian Dolar AS Diperketat, BI Batasi Transaksi USD10 Ribu Mulai Juli 2026
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Loyo ke Rp17.794 per Dolar AS, Intip Pemicunya
The Changcuters Bakal...
The Changcuters Bakal Naikkan Tarif Manggung Imbas Ekonomi Lesu?
Maia Estianty Soroti...
Maia Estianty Soroti Dolar Tembus Rp18.000, Curhat soal Pajak
Mahasiswa UNS Diajak...
Mahasiswa UNS Diajak Pahami Penyebab Rupiah Melemah dan Dolar Naik di ICC 2026
Rekomendasi
Saudari Cristiano Ronaldo...
Saudari Cristiano Ronaldo Ngamuk usai Portugal Ditahan Kongo, Bruno Fernandes Ikut Disindir
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved