Gandeng BCA, TECH Kembangkan Aplikasi buat Pebisnis Kuliner
Senin, 31 Oktober 2022 - 22:27 WIB
loading...
Bergeliatnya bisnis kuliner di Indonesia menjadi potensi yang dilirik oleh PT Indosterling Technomedia (TECH). Dengan menggandeng PT Bank Central Asia Tbk (BCA), anak usaha dari TECH ini mengembangkan aplikasi kasir online KAWN.
A
A
A
JAKARTA - Bergeliatnya bisnis kuliner di Indonesia menjadi potensi yang dilirik oleh PT Indosterling Technomedia (TECH). Dengan menggandeng PT Bank Central Asia Tbk (BCA), anak usaha dari TECH ini mengembangkan aplikasi kasir online KAWN.
Aplikasi ini diharapkan bisa membantu para pelaku bisnis kuliner dalam mengelola semua transaksi keuangan yang dimilikinya secara digital. “Aplikasi KAWN ini nantinya membantu keperluan pemrosesan transaksi pembayaran dengan menggunakan kartu melalui mesin EDC BCA yang dipasang pada outlet-outlet pengusaha kuliner,” tutur Yoas, Direktur KAWN (PT Technomedia Multi Sejahtera) sebagaimana dikutip dalam laman resmi KAWN, Senin (31/10/2022).
Yoas mengatakan seretnya perekonomian selepas pandemi Covid-19 tak membuat bisnis kuliner menjadi kehilangan optimistisme. Merujuk data dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), ia mencatat kuliner adalah sub sektor penyumbang PDB terbesar dari ekonomi kreatif.
(Baca juga:TECH Siap Dukung Menteri Nadiem Wujudkan Digitalisasi Pendidikan)
“Setiap tahunnya, rata-rata tiap tahun sekitar 43% dari total PDB ekonomi kreatif sehingga dengan potensi yang besar dan terbukti tangguh dalam berbagai kondisi, industri kuliner mempunyai potensi yang sangat kuat untuk berkembang,” ujarnya.
Aplikasi ini diharapkan bisa membantu para pelaku bisnis kuliner dalam mengelola semua transaksi keuangan yang dimilikinya secara digital. “Aplikasi KAWN ini nantinya membantu keperluan pemrosesan transaksi pembayaran dengan menggunakan kartu melalui mesin EDC BCA yang dipasang pada outlet-outlet pengusaha kuliner,” tutur Yoas, Direktur KAWN (PT Technomedia Multi Sejahtera) sebagaimana dikutip dalam laman resmi KAWN, Senin (31/10/2022).
Yoas mengatakan seretnya perekonomian selepas pandemi Covid-19 tak membuat bisnis kuliner menjadi kehilangan optimistisme. Merujuk data dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), ia mencatat kuliner adalah sub sektor penyumbang PDB terbesar dari ekonomi kreatif.
(Baca juga:TECH Siap Dukung Menteri Nadiem Wujudkan Digitalisasi Pendidikan)
“Setiap tahunnya, rata-rata tiap tahun sekitar 43% dari total PDB ekonomi kreatif sehingga dengan potensi yang besar dan terbukti tangguh dalam berbagai kondisi, industri kuliner mempunyai potensi yang sangat kuat untuk berkembang,” ujarnya.
Lihat Juga :