CrediMart Bukukan Transaksi Pembiayaan Produktif Rp500 Miliar

Selasa, 01 November 2022 - 09:30 WIB
loading...
CrediMart Bukukan Transaksi...
CrediMart membukukan transaksi pembiayaan produktif bagi peritel sebesar Rp500 miliar. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - CrediMart membukukan transaksi pembiayaan produktif bagi peritel sebesar Rp500 miliar. Realisasi tersebut melalui kerja sama dengan Modal Rakyat, sebuah P2P Lending yang diawasi dan dilindungi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

CEO & Co-Founder CrediBook Gabriel Frans mengatakan upaya tersebut sejalan komitmen perusahaan untuk mendukung inklusi keuangan di Indonesia. Adapun akses pembiayaan tersebut dihadirkan melalui fitur Bayar Tempo, peritel dapat belanja grosir secara daring CrediMart dengan metode pembayaran yang lebih fleksibel hingga tenor tujuh hari.

"CrediMart terus mencatat peningkatan transaksi dan pengguna fitur Bayar Tempo. Pada kuartal III 2022, transaksi fitur Bayar Tempo meningkat sebanyak 25 persen dan pengguna meningkat hingga 52 persen. Saat ini, total penyaluran pembiayaan produktif melalui fitur Bayar Tempo bagi peritel telah mencapai lebih dari Rp500 miliar," ujarnya dalam pernyataannya, Selasa (1/11/2022).

Baca Juga: Bank di Inggris Terapkan Tanam Microchip di Tangan untuk Transaksi Keuangan

Menurut dia pengguna terbanyak fitur Bayar Tempo adalah peritel di kota tier dua sampai tiga atau area kabupaten yang tersebar di lebih dari 40 wilayah operasional.

"CrediMart ingin membantu peritel dalam mengakses fitur Bayar Tempo hingga ke wilayah Kabupaten, bukan hanya kota-kota besar saja, sehingga peritel di daerah juga bisa berkembang," ucapnya.

Salah satu peritel yang terbantu dengan fitur Bayar Tempo adalah Ibu Sri Katin di Mojokerto. Bayar Tempo oleh CrediMart membantu pengelolaan modal usaha ritelnya.

"CrediMart produknya lengkap dan bisa bayar tempo. Cara pakainya gampang dan bantu puter modal," ucapnya.

Selain Mojokerto, penggunaan aktif fitur Bayar Tempo CrediMart juga berada di antaranya di Pamekasan, dan Probolinggo, Garut, Kuningan, Cilegon, Temanggung, Wonosobo, dan Magelang.

Sementara itu, CEO Modal Rakyat Hendoko Kwik menambahkan kerjasama dengan CrediMart selaras dengan misi Bulan Inklusi Keuangan (BIK) yang digagas OJK. Hal ini bertujuan dalam memperluas akses pembiayaan alternatif bagi pelaku UMKM sektor produktif, dalam hal ini peritel.

"Peritel merupakan salah satu sektor yang belum memiliki akses memadai terhadap institusi keuangan formal. Kolaborasi Modal Rakyat bersama CrediMart dalam memberikan pembiayaan produktif ini tentu mendorong keberlanjutan bisnis peritel. Selain bisa meningkatkan stock level di toko, fitur Buy Now Pay Later (BNPL) juga turut membantu peritel menambah variasi produk yang dijual," ucapnya.

Baca Juga: Uang Elektronik Tembus Rp248 T di 2021, Simak 7 Tips Aman Bertransaksi Digital Ini

Berdiri sejak 2018, saat ini Modal Rakyat telah menyalurkan total pembiayaan lebih dari Rp 9 triliun bagi 102 ribu UMKM di Indonesia. "Kami akan terus melanjutkan kolaborasi baik bersama startup, perbankan, dan pemerintah untuk mendukung inklusi keuangan di Indonesia. Sinergi dengan CrediMart merupakan salah salah satu upaya untuk menjangkau UMKM yang lebih luas," ucapnya.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
RupiahCepat dan Bank...
RupiahCepat dan Bank DBS Kolaborasi Perluas Akses Pembiayaan
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
Tekan Risiko Turun Kelas,...
Tekan Risiko Turun Kelas, 51,8% Kelas Menengah Pisahkan Pos Pengeluaran
MNC Finance Bakal Tindak...
MNC Finance Bakal Tindak Tegas Pelanggaran Internal dan Eksternal dalam Proses Pembiayaan
Perluas Kerja Sama,...
Perluas Kerja Sama, KB Bank dan PT Lucky Mom Indonesia Kolaborasi Pembiayaan
Membangun Ekonomi Jabar...
Membangun Ekonomi Jabar dari Rumah: Sinergi Baru untuk Pembiayaan Hunian yang Lebih Inklusif
Perusahaan Kini Bisa...
Perusahaan Kini Bisa Dipidana, FIFGROUP Perketat Aturan Penagihan Sesuai KUHP Baru 2026
Kolaborasi Pembiayaan...
Kolaborasi Pembiayaan Umrah Inklusif Permudah Karyawan ke Tanah Suci
Rekomendasi
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Konser BTS Jakarta 2026...
Konser BTS Jakarta 2026 Jadi 3 Hari, Pramono Sebut Berdampak Besar bagi Ekonomi
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Berita Terkini
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Infografis
Apple Kehilangan USD300...
Apple Kehilangan USD300 Miliar Akibat Tarif Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved