GTF Annual Meeting 2022 Digelar di Bali pada 17 November, Menparekraf: Erdogan, Macron dan Ban Ki Moon Diundang

Rabu, 02 November 2022 - 15:47 WIB
loading...
GTF Annual Meeting 2022...
Menparekraf Sandiaga Uno (tengah) bersama Ketua ITF Sapta Nirwandar (kanan) dan Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan Kemenparekraf Rizki Handayani dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (31/10/2022). Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) bekerja sama dengan Indonesia Tourism Forum dipercaya menjadi penyelenggara kegiatan hybrid Global Tourism Forum (GTF) Annual Meeting 2022.

Bali menjadi tuan rumah bagi ajang Global Tourism Forum Annual Meeting 2022 yang akan digelar pada 17-18 November 2022 di Movenpick Resort & Spa Jimbaran dengan tema “Time for Travel & Tourism – from Words to Actions”.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno , dalam "The Weekly Brief Sandi Uno' yang berlangsung secara hybrid di Gedung Sapta Pesona, Senin (31/10), menyebut ada empat tokoh global yang akan diundang untuk menghadiri pertemuan ini.

"Kami berharap mereka terkonfirmasi hadir. Ada Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Presiden Prancis Emmanuel Macron, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez dan Sekjen PBB Tahun 2007-2016 dari Korea Selatan Ban Ki Moon," urainya, dikutip Rabu (2/11/2022).

Baca juga: Selama KTT G20, Lalu Lintas Penerbangan di Bandara Bali Dibatasi pada 12-18 November

Menparekraf berharap forum internasional ini akan berdampak pada meningkatnya citra serta kepercayaan dunia terhadap Indonesia sebagai destinasi unggulan MICE internasional.

"Kami juga berharap dapat meningkatkan peluang kerja sama dan investasi di masa yang akan datang sehingga dapat menghasilkan multiplier effects yang berkontribusi pada perekonomian nasional," paparnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan Kemenparekraf/Baparekraf Rizki Handayani mengatakan, GTF Annual Meeting 2022 akan terdiri dari rangkaian panel diskusi, pameran, dan B2B meetings (Tourism Investor Hall, Tourism CEO Club, dan Indonesia Business Forum).

Ajang ini akan mempertemukan para pemimpin negara, para menteri pariwisata, para CEO industri pariwisata, industri perjalanan, serta industri penerbangan dari berbagai negara untuk mempromosikan pariwisata di Indonesia. Selain itu juga untuk meningkatkan cakupan jejaring bagi pelaku industri pariwisata dan ekonomi kreatif domestik.

"Jadi, nanti di GTF Annual Meeting 2022 akan ada beberapa sesi seperti membahas investasi, pariwisata ke depan seperti apa, dan memang pembicara dari CEO dari tourism industry, jadi yang kita lihat ini dari aspek bisnis. Kita harapkan sebenarnya konteksnya hanya sebagai awal platform menginformasikan potensi kita dan ke depan sebenarnya timbulnya bisnis baru dan investasi di Indonesia," bebernya.

Baca juga: Ajak Pulihkan Pariwisata RI, Erick Thohir: Sampai Kapan Berfoya-foya ke Luar Negeri

Adapun, Ketua Indonesia Tourism Forum Sapta Nirwandar mengatakan, GTF Annual Meeting 2022 akan dihadiri oleh 300 delegasi dari 50 negara seperti Kanada, Bulgaria, Tchad, Arab Saudi, India, dan sebagainya.

"Seperti yang Menparekraf nyatakan bahwa ini salah satu kebangkitan pariwisata kita setelah dua tahun. Akan ada CEO dari tourism industry yang akan hadir seperti CEO Turkish Airline, pebisnis, dan investor," ungkapnya.



Pada kesempatan tersebut, turut hadir secara online Presiden WTFI Bulut Bagci. Dia menyampaikan, WTFI akan mengundang para investor dunia untuk datang dan memberikan perhatiannya pada pembangunan pariwisata dunia dalam upaya kebangkitannya kembali.

"Kami berharap berkumpulnya para pemain terbaik dan orang-orang paling strategis di industri pariwisata akan memicu kebangkitan pariwisata global," kata Bulut.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hasil Lawatan dari Prancis,...
Hasil Lawatan dari Prancis, Prabowo Bawa Oleh-oleh Kerja Sama Rp61,25 Triliun
Industri Hotel Mewah...
Industri Hotel Mewah RI Lampaui Pemulihan Pasar, Bali Perkuat Branded Residence
Libur Lebaran, Serambi...
Libur Lebaran, Serambi MyPertamina Hadir di 19 Titik Jalur Wisata
KPIG Kebut Pengembangan...
KPIG Kebut Pengembangan Lido City, Proyek Pariwisata Terpadu Siap Jadi Mesin Pertumbuhan
Jasaraharja Putera Dorong...
Jasaraharja Putera Dorong Penguatan Manajemen Risiko Pariwisata lewat FGD Pilot Project 2026
Siap-siap! Harga Tiket...
Siap-siap! Harga Tiket Pesawat, Kereta, hingga Kapal Lebih Murah Saat Nataru 2025/2026
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Meruorah Labuan Bajo...
Meruorah Labuan Bajo Siap Naik Kelas Lewat Sinergi Baru
Rekomendasi
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Piala Dunia 2026: Spanyol...
Piala Dunia 2026: Spanyol Hancurkan Arab Saudi 4-0
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
Berita Terkini
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Infografis
Syarat dan Cara Daftar...
Syarat dan Cara Daftar Upacara 17 Agustus 2023 di Istana Negara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved