Sri Mulyani Guyur Rp5 Triliun untuk Jamin Kredit UMKM
Selasa, 07 Juli 2020 - 15:47 WIB
loading...
foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengalokasikan kredit modal kerja kepada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebesar Rp100 triliun sampai 2021. Sebagai penjamin kredit tersebut, pemerintah menunjuk dua BUMN penjamin, yaitu PT Jamkrindo dan PT Askrindo.
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, pemerintah memberikan penjaminan kredit modal kerja untuk UMKM sebesar Rp5 triliun kepada dua BUMN tersebut. Dengan jaminan itu nantinya UMKM boleh meminjam kredit hingga Rp10 miliar.
"Pemerintah memberikan Rp5 triliun sehingga UMKM bisa meminjam sampai Rp10 miliar. Itu premi untuk penjaminan kredit macetnya yang dibayar pemerintah, dijamin oleh Jamkrindo dan Askrindo," ujar Sri Mulyani dalam diskusi online, Jakarta, Selasa (7/7/2020).
Dia melanjutkan, pemberian modal kerja berupa kredit kepada UMKM tersebut dilakukan masih dalam rangka pemulihan ekonomi nasional di tengah pandemi Corona. Seperti diketahui, pandemi telah menghantam seluruh sendi perekonomian.
"Kita senang melihat ada langkah nyata dari program-program yang dilakukan pemerintah dalam rangka menangani dampak mitigasi risiko akibat Covid-19. Covid ini menghantam Indonesia dan seluruh negara di dunia dan dampaknya ekonomi mengalami kontraksi," paparnya. ( Baca juga:Demi Memulihkan Ekonomi, Lima Kementerian Bekingi Si Kecil )
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, pemerintah memberikan penjaminan kredit modal kerja untuk UMKM sebesar Rp5 triliun kepada dua BUMN tersebut. Dengan jaminan itu nantinya UMKM boleh meminjam kredit hingga Rp10 miliar.
"Pemerintah memberikan Rp5 triliun sehingga UMKM bisa meminjam sampai Rp10 miliar. Itu premi untuk penjaminan kredit macetnya yang dibayar pemerintah, dijamin oleh Jamkrindo dan Askrindo," ujar Sri Mulyani dalam diskusi online, Jakarta, Selasa (7/7/2020).
Dia melanjutkan, pemberian modal kerja berupa kredit kepada UMKM tersebut dilakukan masih dalam rangka pemulihan ekonomi nasional di tengah pandemi Corona. Seperti diketahui, pandemi telah menghantam seluruh sendi perekonomian.
"Kita senang melihat ada langkah nyata dari program-program yang dilakukan pemerintah dalam rangka menangani dampak mitigasi risiko akibat Covid-19. Covid ini menghantam Indonesia dan seluruh negara di dunia dan dampaknya ekonomi mengalami kontraksi," paparnya. ( Baca juga:Demi Memulihkan Ekonomi, Lima Kementerian Bekingi Si Kecil )
Lihat Juga :