Per Oktober 2022, OJK Berantas 88 Rentenir Online
Kamis, 03 November 2022 - 18:15 WIB
loading...
OJK terus memberantas keberadaan pinjol ilegal. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Dalam rangka memberantas pinjaman online ( pinjol ) ilegal alias bodong, Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) aktif berkolaborasi dengan asosiasi, Kemenkominfo dan kementerian lembaga lain serta aparat penegak hukum yang tergabung dalam wadah Satgas Waspada Investasi.
Baca juga: Danilla Riyadi Keluhkan Teror Tagihan Pinjol: Suruh Bayar Utang Orang
Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar mengatakan, pada Oktober tahun ini telah dilakukan penindakan terhadap 88 pinjol bodong yang dilakukan secara online dan sembilan entitas investasi ilegal.
"Dengan langkah-langkah tersebut OJK optimistis bahwa sektor jasa keuangan akan lebih berdaya tahan tinggi dalam menghadapi kondisi ketidakpastian perekonomian global," ungkap Mahendra dalam konferensi pers hasil rapat dewan komisioner (RDK) OJK secara virtual di Jakarta, Kamis (3/11/2022).
Untuk itu, lanjut Mahendra, OJK senantiasa proaktif dan memperkuat kolaborasi dengan para stakeholder dalam rangka menjaga stabilitas sistem keuangan, khususnya dalam mengantisipasi peningkatan risiko eksternal serta turut menopang pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Baca juga: Danilla Riyadi Keluhkan Teror Tagihan Pinjol: Suruh Bayar Utang Orang
Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar mengatakan, pada Oktober tahun ini telah dilakukan penindakan terhadap 88 pinjol bodong yang dilakukan secara online dan sembilan entitas investasi ilegal.
"Dengan langkah-langkah tersebut OJK optimistis bahwa sektor jasa keuangan akan lebih berdaya tahan tinggi dalam menghadapi kondisi ketidakpastian perekonomian global," ungkap Mahendra dalam konferensi pers hasil rapat dewan komisioner (RDK) OJK secara virtual di Jakarta, Kamis (3/11/2022).
Untuk itu, lanjut Mahendra, OJK senantiasa proaktif dan memperkuat kolaborasi dengan para stakeholder dalam rangka menjaga stabilitas sistem keuangan, khususnya dalam mengantisipasi peningkatan risiko eksternal serta turut menopang pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Lihat Juga :