Genjot Transisi Energi, PLN Dapat Dukungan Pembiayaan dari 8 Bank Internasional
Sabtu, 05 November 2022 - 16:58 WIB
loading...
PLN mendapatkan dukungan pembiayaan sebesar USD750 juta atau setara Rp11,8 triliun dari delapan bank internasional. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Mendukung sejumlah proyek transisi energi hijau, PT PLN (Persero) mendapatkan dukungan pembiayaan sebesar USD750 juta atau setara Rp11,8 triliun dari delapan bank internasional. Dukungan tersebut ditandai dengan penandatanganan mandate letter antara PLN dan kedelapan bank asing tersebut.
Baca Juga: Dukung Transisi Energi Bersih, PLN Serahkan Sertifikat Energi Terbarukan untuk 5 Istana Kepresidenan
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menerangkan, PLN melakukan sejumlah inisiatif untuk mendukung agenda dekarbonisasi. Salah satunya adalah memensiunkan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) dan gencar membangun pembangkit energi baru terbarukan (EBT).
Dalam menjalankan proyek mengejar target carbon neutral, PLN menyambut dukungan internasional dari sisi pembiayaan. "Kami berencana menggunakan sepenuhnya pembiayaan ini untuk mendukung pembangunan program-program berbasis EBT," ujar Darmawan, dikutip Sabtu (4/11/2022).
Adapun kedelapan bank asing yang memperoleh mandat pembiayaan hijau ini adalah Bank of China, China Construction Bank, CIMB, DBS Bank, PT Bank Mizuho Indonesia/Mizuho Bank Ltd, OCBC, Sumitomo Mitsui Banking Corporation atau Bank BTPN, dan United Overseas Bank (UOB).
Baca Juga: Dukung Transisi Energi Bersih, PLN Serahkan Sertifikat Energi Terbarukan untuk 5 Istana Kepresidenan
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menerangkan, PLN melakukan sejumlah inisiatif untuk mendukung agenda dekarbonisasi. Salah satunya adalah memensiunkan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) dan gencar membangun pembangkit energi baru terbarukan (EBT).
Dalam menjalankan proyek mengejar target carbon neutral, PLN menyambut dukungan internasional dari sisi pembiayaan. "Kami berencana menggunakan sepenuhnya pembiayaan ini untuk mendukung pembangunan program-program berbasis EBT," ujar Darmawan, dikutip Sabtu (4/11/2022).
Adapun kedelapan bank asing yang memperoleh mandat pembiayaan hijau ini adalah Bank of China, China Construction Bank, CIMB, DBS Bank, PT Bank Mizuho Indonesia/Mizuho Bank Ltd, OCBC, Sumitomo Mitsui Banking Corporation atau Bank BTPN, dan United Overseas Bank (UOB).
Lihat Juga :