Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo Pacu Produk Kriya dan Fesyen Premium Lokal

Minggu, 06 November 2022 - 09:04 WIB
loading...
Wamenparekraf Angela...
Wamenparekraf/Wakabaparekraf, Angela Tanoesoedibjo mengapresiasi, pelaksanaan Parinama Ashta Fundraiser yang menampilkan produk-produk fesyen dan kriya lokal yang premium. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf/Wakabaparekraf), Angela Tanoesoedibjo mengapresiasi pelaksanaan Parinama Ashta Fundraiser yang menampilkan produk- produk fesyen dan kriya lokal yang premium.

"Saya mengapresiasi pelaksanaan fundraiser gagasan yayasan Parinama Ashta yang menampilkan produk-produk kriya dan fesyen lokal premium ini. Ini merupakan salah satu upaya untuk mendukung pelaku UMKM, terutama di subsektor kriya dan fesyen untuk menghasilkan dan memasarkan produk-produk premium dan berkelas," kata Wamenparekraf Angela -yang juga Wakil Ketua Umum Partai Perindo Bidang Ekonomi Digital & Kreatif itu- di Adhyaksa Club, Jakarta Selatan, Jumat (4/11/2022).

Parinama Ashta merupakan yayasan kemanusiaan yang didirikan pada 2012 oleh Rahayu Saraswati Djojohadikusumo. Yayasan ini memiliki fokus memerangi tindakan perdagangan orang dan membantu korban-korban perdagangan orang untuk memperoleh keadilan dan keselamatan.

baca juga: DPO Korupsi Rp14 Miliar Dibekuk di Makassar setelah Buron 4 Bulan

"Penggalangan dana ini merupakan upaya untuk meneruskan perjuangan kita dalam memberikan perlindungan, rumah aman, dan memperjuangkan hak para korban perdagangan orang," kata Saras.

Saras mengungkapkan, produk-produk fesyen yang ditampilkan dalam penggalangan ini merupakan karya dari desainer-desainer lokal yang mengedepankan kearifan lokal. "Semuanya adalah produk-produk lokal dan kebanggaan bangsa yang patut kita lestarikan," katanya.

Kegiatan penggalangan dana ini diisi dengan fashion show serta bazaar produk-produk kriya dan fesyen dari UMKM lokal. Wamenparekraf Angela hadir didampingi oleh Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf, Muhammad Neil El Himam.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BPS: Jumlah UMKM di...
BPS: Jumlah UMKM di Indonesia Capai 59 Juta Usaha Tahun 2023
Penjualan Mesin Cuci...
Penjualan Mesin Cuci Portabel Terbanyak dalam Sehari, Produk UMKM Cetak Rekor MURI
Mendulang Cuan lewat...
Mendulang Cuan lewat Kreatifitas, Produk Inovatif UMKM Binaan IFG Tembus Pasar Global
Bersama Program Desa...
Bersama Program Desa Emas 2025, MNC Peduli Dorong Produk UMKM Dikenal Lebih Luas
Memperkuat Jantung Ekonomi...
Memperkuat Jantung Ekonomi Bangsa: Kisah Sukses UMKM di Jatim Fest 2025
Indonesia Jadi Kiblat...
Indonesia Jadi Kiblat Fesyen Muslim Dunia, Keuangan Syariah Masuk Tiga Besar Global
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Perindo Hadirkan Program...
Perindo Hadirkan Program Sertifikasi Halal untuk UMKM, Tingkatkan Kualitas Produk dan Perkuat Ekonomi Rakyat
UMKM Indonesia Gulung...
UMKM Indonesia Gulung Tikar
Rekomendasi
Pegadaian CPS Pondok...
Pegadaian CPS Pondok Aren Gelar Pengobatan Gratis bagi Ratusan Masyarakat
Ronaldo Raja Gol Portugal...
Ronaldo Raja Gol Portugal di Piala Dunia
SPI Jadi yang Pertama...
SPI Jadi yang Pertama Beri Naskah Analisis RUU Advokat ke Pemerintah
Berita Terkini
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved